Seorang Anak di Pamulang Dibegal 2 Pria Mengaku Polisi: Ponsel Diambil Modus Penggeledahan
Seorang anak berinisial RPH (13) menjadi korban begal di kawasan Jalan Pajajaran, Pamulang, Tangerang Selatan
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Seorang anak berinisial RPH (13) menjadi korban begal di kawasan Jalan Pajajaran, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (4/9/2021) siang, saat arus lalu lintas sedang ramai dan banyak warga lalu lalang.
Pelaku mengaku sebagai anggota polisi, dan RPH ditipu seolah-olah tersangka kriminal yang sedang dicari-cari.
Pelaku yang merupakan dua orang pria, tiba-tiba datang menggunakan sepeda motor dan menginterogasi RPH yang diberhentikan di jalan.
Baca juga: Polisi Ringkus Spesialis Begal Bawa Pisau Dapur Tak Segan Lukai Korban di Tangerang Selatan
RPH dituduh telah menganiaya saudara si polisi gadungan itu.
"Korban sedang jalan di dekat pom bensin Vivo Pamulang diberhentikan oleh pelaku yang mengaku anggota polisi. Pelaku menuduh korban yang telah memukuli sodaranya," ujar Kanit Reskrim Polsek Pamulang, Iptu Iskandar, saat menjelaskan kronologi kejadian melalui apliaksi pesan singkat, Minggu (5/9/2021).
Kedua pelaku yang belum diketahui identitasnya itu juga menggeledah tas milik RPH.
Baca juga: Diduga Bawa Senjata Mainan, Polisi Buru Pelaku Begal Warung Kelontong di Babelan Bekasi
Dengan modus menggeledah itu, si pelaku mengambil ponsel milik RPH.
"HP tersebut dibawa pergi dan pelaku kabur," terang Iskandar.
Saat ini, aparat Reskrim Polsek Pamulang tengah mengejar pelaku.
Baca juga: Menepi Sejenak untuk Buang Air Kecil, Motor DYS Raib Dibawa Kabur Begal di Tanjung Priok
"Kita sedang selidiki dan kejar pelakunya," tegas Iskandar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-begal.jpg)