Anak di Bawah Umur Nekat Jadi Begal di Tebet, Uang Hasil Kejahatan Digunakan Untuk Sewa PSK

Uang hasil penjualan barang rampasan tersebut kemudian digunakan pelaku untuk berfoya-foya dan menyewa wanita pekerja seks komersial (PSK).

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Polisi menunjukkan barang bukti pengungkapan kasus begal saat jumpa pers di Polsek Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (7/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Para pelaku begal di Tebet, Jakarta Selatan menjual barang hasil rampasannya melalui media sosial.

Uang hasil penjualan barang rampasan tersebut kemudian digunakan pelaku untuk berfoya-foya dan menyewa wanita pekerja seks komersial (PSK).

Ponsel dan sepeda motor milik korban dijual seharga Rp 1 juta dan Rp 3 juta.

"Uang hasil kejahatan, kami dapati sendiri, tersangka TM dan RR kami amankan di sebuah penginapan di daerah Jakarta Pusat. Mereka mengakui sendiri dan kami dapati diproses penggeledahan, uang hasil kejahatan tersebut digunakan untuk prostitusi online," kata Kapolsek Tebet Kompol Alexander Yurikho saat merilis kasus ini, Selasa (7/9/2021).

Saat ditangkap, tersangka TM dan RR yang berstatus anak di bawah umur sedang bersama 4 orang wanita di dalam kamar sebuah tempat penginapan.

"Saat kami melakukan penggeledahan kami jumpai adanya HP dan mereka membuka diri untuk menjadi pelayan prostitusi secara berbayar. Kami juga menemukan beberapa buah alat kontrasepsi. Cukup miris buat kita semua pelakunya adalah anak," ujar Alexander.

Baca juga: Komplotan Begal Modus Tuduh Ambil Ponsel Teman Ditangkap Polisi, 4 Pelaku Masih Bocah

Jajaran Unit Reskrim Polsek Tebet menangkap 5 orang komplotan begal yang beraksi di Jalan Manggarai Utara, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (5/9/2021) dini hari.

Kelima pelaku begal tersebut berinisial MR (18), MRA (17), AAR (16), TM (16), dan RR (17). 4 inisial berstatus anak di bawah umur.

Para pelaku begal beraksi dengan modus menuduh korban berinisial MAB (20) telah mengambil ponsel milik rekannya.

Pada Minggu dini hari itu, korban yang merupakan warga Jakarta Utara sedang berkumpul bersama sejumlah temannya.

Polisi menunjukkan barang bukti pengungkapan kasus begal saat jumpa pers di Polsek Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (7/9/2021).
Polisi menunjukkan barang bukti pengungkapan kasus begal saat jumpa pers di Polsek Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (7/9/2021). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

"Seketika ia (korban) didatangi oleh dua motor yang dinaiki oleh lima orang pelaku," kata Alexander.

Alexander menambahkan, salah satu pelaku berinisial MRA lalu turun dari motornya dan menghampiri korban.

"Dia langsung mengatakan 'kamu orang yang ambil HP teman saya ya?'. Kemudian ditimpali tersangka lain sehingga korban ketakutan," ujar dia.

Tak hanya itu, pelaku juga menodongkan senjata tajam berupa pisau dapur ke arah korban.

Baca juga: Polisi Gadungan yang Begal Ponsel Anak di Pamulang, Tinggalkan Motor Saat Kabur

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved