Antisipasi Virus Corona di DKI

Anies Cs Beri Kabar Gembira: Angka Kesembuhan Covid 97,8 Persen dan BOR 15 Persen

Ahmad Riza Patria memberikan kabar gembira soal kondisi penyebaran Covid-19 di ibu kota yang terus membaik.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan kabar gembira soal kondisi penyebaran Covid-19 di ibu kota yang terus membaik. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan kabar gembira soal kondisi penyebaran Covid-19 di ibu kota yang terus membaik.

Ariza bilang, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 terus menurun.

"BOR tempat tidur isolasi 15 persen dan ruang ICU 25 persen. Terjadi penurunan yang cukup baik ya ini," ucapnya, Selasa (7/9/2021).

Orang nomor dua di DKI ini pun mengklaim, penyebaran Covid-19 di ibu kota makin terkendali.

Baca juga: Kabar Baik! Wagub Ariza Pastikan DKI Jakarta Sudah Bebas Zona Merah Covid-19

Persentase kasus positif atau positivity rate Covid-19 sepekan terakhir di ibu kota berada di angka 3,2 persen.

Kemudian, kasus aktif atau jumlah pasien Covid-19 yang sedang dirawat dan menjalani isolasi berada di kisaran 5.061 kasus atau turun 524 kasus dibandingkan sehari sebelumnya.

Kegiatan vaksinasi massal di Masjid At Taubah, Jalan Keramat Raya, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Minggu (5/9/2021).
Kegiatan vaksinasi massal di Masjid At Taubah, Jalan Keramat Raya, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Minggu (5/9/2021). (Dok. Sudin Kominfotik Jakarta Utara)

Hal ini pun berdampak dengan semakin meroketnya angka kesembuhan Covid-19 menjadi 97,8 persen.

Sedangkan, angka kematian terus ditekan hingga mencapai 1,6 persen hingga hari ini.

"Kami tentu bersyukur ada penurunan, namun demikian kami minta masyarakat tetap disiplin, tetap berada di rumah, melaksanakan prokes dengan patuh, taat, disiplin, dan bertanggungjawab," ujarnya di Balai Kota.

"Termasuk juga melaksanakan PPKM Level 3 ini secara patuh, disiplin, dan bertanggungjawab," tambahnya menjelaskan.

Imbauan yang disampaikan Ariza ini bukan tanpa alasan, sebab, penyebaran Covid-19 bisa kembali meroket bila masyarakat lengah dan abai prokes.

Baca juga: Jumlah Vaksinasi Covid-19 Masih Sangat Rendah, 9 Wilayah Ini Disorot Presiden Jokowi

Justru dengan pelonggaran aturan yang diterapkan selama PPKM Level 3 ini, Ariza meminta seluruh warganya lebih disiplin dan taat prokes pencegahan Covid-19.

"Jadikan protokol kesehatan sebagai kebutuhan sehari-hari. Jangan karena ada regasi, aturan, aparat yang hadir mengontrol, karena adanya sanksi yang berat baru kita disiplin," kata Ariza.

Sebagai informasi, Balai Kota Jakarta beberapa waktu lalu sempat digeruduk masyarakat.

Baca juga: Nikmati Kemudahan Mengakses Fasilitas Publik, Pemerintah Dorong Masyarakat Segera Divaksin Covid-19

Aksi demo dilakukan masyarakat yang menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan fokus dalam penanganan pandemi Covid-19.

Pasalnya, Anies justru menjadikan balap Formula E sebagai salah satu program prioritas pada 2022 mendatang.

Mereka khawatir, anggaran yang seharusnya digunakan untuk penanganan Covid-19 justru digunakan untuk menggelar balap mobil listrik bertaraf internasional itu.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved