Detik-detik Kang Dedi Mulyadi Ajak Satpol PP Bernama Dedi Bersumpah, Jika Bohong Kena Hernia
Terungkap detik-detik Kang Dedi Mulyadi ajak anggota Satpol PP Kabupaten Purwakarta bernama Dedi bersumpah, jika bohong kena hernia.
Penulis: Elga H Putra | Editor: Yogi Jakarta
Dari ketiga petugas, tak satu pun yang mengaku sebagai makelar pembuat KTP untuk pengemis yang pura-pura cacat itu.
Kang Dedi Mulyadi kembali menegaskan pengakuan ketiga Satpol PP Kabupaten Purwakarta itu.

Bahkan, dia menantang apabila ada yang berbohong maka akan terkena hernia.
Hernia atau turun berok adalah kondisi ketika organ tubuh menekan dan mencuat melalui jaringan otot atau jaringan ikat di sekitarnya yang lemah.
Mendengar hal itu, seorang satu Satpol PP bernama Dedi tertawa dan menyampaikan keberatan dengan ucapan Kang Dedi Mulyadi.
Ia mengaku dirinya sudah pernah mengalami hernia pada awal pernikahannya dulu.
"Pas umur 30 (kena hernia)," kata Dedi, petugas Satpol PP Kabupaten Purwakarta sambil malu-malu menyampaikan pengakuannya.
Beruntungnya, penyakit itu bisa disembuhkan setelah dibawa ke pengobatan tradisional.
Selanjutnya, untuk membuktikan siapa yang berbohong dalam hal jual beli KTP, Kang Dedi Mulyadi lantas mengajak mereka mendatangi kediaman sang wanita pengemis.
Baca juga: Duduk Memohon, Pria Tua Ini Minta Jampi-jampi Kang Dedi Biar Kakinya Sembuh karena Takut Rumah Sakit
Bongkar Modus Pengemis Pura-pura Cacat
Kang Dedi Mulyadi tak sengajar membongkar wanita pengemis dengan modus pura-pura cacat tangan kirinya agar dikasihani.
Ia mendapati si pengemis ketika berada di sebuah rumah makan di salah satu wilayah di Kabupaten Purwakarta.

Sudah hafal dengan ragam modus para gelandangan, Kang Dedi Mulyadi langsung tahu pengemis di depannya pura-pura cacat.
Ia pun langsung membuka selendang yang menutupi tangan kiri wanita pengemis tadi.
Meski sang pengemis itu menolak sambil mengucapkan sakit, Kang Dedi Mulyadi tetap tak percaya dan membuka selendang itu.