Breaking News:

Kerumunan di Holywings Kemang

Kritik Kerumunan Holywings, Epidemiolog: Vaksinasi Tanpa Pengawasan Tak Mampu Kendalikan Covid-19

Epidemiolog Universitas Kristen Indonesia (UKI) Gilbert Simanjuntak mengkritik Pemprov DKI soal kerumunan di Holywings Kemang

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
(KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGI)
Anggota Komisi B Gilbert Simanjuntak di Komisi B, DPRD DKI, Senin (3/2/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Epidemiolog Universitas Kristen Indonesia (UKI) Gilbert Simanjuntak mengkritik Pemprov DKI soal kerumunan di Holywings Kemang dan senam massal di Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

Meski sanksi tegas telah diberikan, Gilbert menilai, kerumunan yang bisa memicu penularan Covid-19 itu seharusnya bisa dihindari.

Upaya menurunkan kasus Covid-19 menjadi endemis pun terancam gagal karena kurangnya pengawasan yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan jajarannya.

"Pengawasan prokes dan kerumunan menjadi kata kunci saat ini bila mau jadi endemis. Kejadian di kafe dan tempat umum harus menjadi perhatian serius," ucapnya, Selasa (7/9/2021).

Kritik yang diberikan anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP ini bukan tanpa alasan.

Berkaca dari pengalaman sebelumnya, kerumunan yang timbul selalu disertai dengan kenaikan kasus Covid-19 di ibu kota.

"Vaksinasi tanpa prokes tidak mampu sepenuhnya mengendalikan penyebaran Covid-19. Pemprov DKI dan polri harus bersikap tegas disertai pengawasan ketat," ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca juga: Kasus Kerumunan di Holywings Kemang Naik Penyidikan, Polisi Periksa 5 Saksi

Menurutnya, pengawasan jumlah pengunjung di tempat-tempat umum harus terus dipantau.

Pasalnya, kerumunan dan tidak menjaga jarak aman bisa meningkatkan risiko penularan Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved