Lapas Tangerang Terbakar
Detik-detik Mencekam Napi Saling Injak Berebut Selamat, Yang Terkunci di Sel Tewas Terbakar
Ujang mengaku sempat menginjak-nginjak temannya yang juga hendak melarikan diri dari kobaran api.
Penulis: Abdul Qodir | Editor: Yogi Jakarta
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Suasana mencekam di antara para napi terjadi saat kebakaran hebat melanda Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021) pukul 01.50 WIB.
Kebakaran menghabuskan Blok C2 yang berisi sembilan kamar dan dihuni 122 orang napi kasus narkotika dari total 2.072 napi penghuni lapas.
Ratusan napi di blok tersebut saling injak saat berlari untuk menyelamatkan diri dari kobaran api yang terus membesar lantaran sel mereka tidak terkunci.
Namun, ada banyak bagi napi yang masih terkunci di dalam sel hanya bisa berteriak meminta tolong. Namun, akhirnya mereka tewas terbakar hidup-hidup di dalam sel yang terkunci itu.
Di antara mereka yang berhasil menyelamatkan adalah Ujang Supriatna, napi kasus narkotika penghuni Blok C2 Lapas Tangerang.
Baca juga: Seluruh Korban Tewas Kebakaran Lapas Tangerang adalah Napi
Ujang berhasil selamat dengan kondisi kaki terkena jilatan api.
Napi Saling Injak Berebut Selamatkan Diri
Detik-detik Ujang selamat diceritakan ibunya, Nuriati.
Nuriati sudah sejak pagi mendatangi posko crisis center di Lapas Kelas 1 Tangerang setelah mendengar ada kebakaran di Lapas Tangerang.
"Anak saya di Blok C nomor 16 yang kebakaran. Anak saya selamat," cerita Nuriati di Lapas Kelas 1 Tangerang, Rabu (8/9/2021).
"Sudah telepon, katanya aman," imbuh dia.
Baca juga: Terdengar Jeritan Narapidana saat Lapas Tangerang Terbakar, Ini Cerita Ujang Napi Narkoba
Saat api berkobar hebat, pintu sel Ujang sempat terbuka sehingga tanpa pikir panjang langsung menyelamatkan diri.
Ujang mengaku sempat menginjak-nginjak temannya yang juga hendak melarikan diri dari kobaran api.
"Sebenarnya kebetulan pintunya sedang kebuka, dan dia loncat dan kena kakinya saja kebakaran," kata Nuriati.