Lapas Tangerang Terbakar
Korban Luka Kebakaran Lapas yang Dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang Bertambah
Narapidana yang dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang karena luka berat akibat kebakaran bertambah.
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) alias narapidana yang dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang karena luka berat akibat kebakaran bertambah.
Kepala Humas RSUD Kabupaten Tangerang Hilwani menjelaskan, korban dirawat bertambah dua orang.
Sebelumnya pada Rabu (8/9/2021), diketahui narapidana yang dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang ada delapan orang.
"Sebelumnya ada delapan orang, sore tadi bertambah dua orang menjadi 10 orang," ujar Hilwani saat dikonfirmasi, Rabu (8/9/2021) malam.
Baca juga: Jenazah Terpidana Pembunuhan Bayi yang Viral Tahun 2019 Ditolak Mantan Istri
Sebelumnya dua narapidana itu mendapatkan perawatan di Poliklinik Lapas Kelas I A Tangerang.
"Dua korban itu kondisinya ringan dan sedang," singkatnya.
Menurutnya, satu korban hanya mengalami luka sobek dan patah tulang pada kaki yang diakibatkan nekat melompat setinggi dua meter.
Baca juga: Tepat Pukul 12 Malam, Napi Korban Lapas Tangerang Bikin Status Terakhir: Pengen Pulang, Kangen Rumah
Satu lainnya dengan luka bakar luasnya 20 persen dan tidak ada trauma pada pernapasannya.
"Delapan narapidana sebelumnya telah mendapatkan perawatan di RSUD dua diantaranya saat ini kondisinya mulai membaik, yakni untuk yang luka bakar 30 persen," tuturnya.
Baca juga: Pesan Terakhir Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang ke Keluarga, Sempat Telepon Pacar Sebelum Tewas
"Sementara yang di atas 30 persen sampai 98 persen dengan trauma jalan napas kondisinya masih dalam pemantauan ketat," pungkas Hilwani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/tampak-depan-lapas-kelas-i-tangerang-pasca-kebakaran-maut-pada-rabu-892021-dini-hari.jpg)