Lapas Tangerang Terbakar

Tewas di Lapas Tangerang, Terpidana Diyan Adi Priyana Pelatih Perang Kota Jamaah Anshorut Daulah

Terpidana kasus terorisme Diyan Adi Priyana meninggal dalam peristiwa kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Rabu (8/9/2021). Berikut sepak terjang DAP.

Tayang:
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Yogi Jakarta
ISTIMEWA
Lokasi blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang yang hangus terbakar dilalap si jago merah menewaskan 41 warga binaan pemasyarakatan, Rabu (8/9/2021). Terpidana kasus terorisme Diyan Adi Priyana meninggal dalam peristiwa kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Rabu (8/9/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Terpidana kasus terorisme Diyan Adi Priyana meninggal dalam peristiwa kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Rabu (8/9/2021).

Diyan Adi Priyana masuk dalam daftar 41 narapidana yang menjadi korban meninggal kebakaran Lapas Tangerang.

Menkumham Yasonna Laoly membenarkan tewasnya Diyan Adi Priyana atau DAP.

"Salah satu korban meninggal adalah warga binaan kasus terorisme, satu pembunuhan, sementara lainnya kasus narkoba," kata Yasonna saat konferensi pers di Lapas Kelas 1 Tangerang pada Rabu (8/9/2021) siang.

Rekam jejak Diyan Adi Priyana dalam kasus terorisme cukup panjang. Ia tercatat sebagai pelatih perang kota Jamaah Anshorut Daulah.

Baca juga: Tepat Pukul 12 Malam, Napi Korban Lapas Tangerang Bikin Status Terakhir: Pengen Pulang, Kangen Rumah

Diyan terlibat dalam kasus bom Thamrin dan JW Marriot.

Rekam Jejak Diyan Adi Priyana

Diyan Adi Priyana merupakan anak buah Oman Rochman alias Aman Abdurrahman alias Abu Sulaiman bin Ade Sudarman.

Diketahui, Aman Abdurrahman adalah penggerak dalam kasus penyerangan dengan senjata api dan bom bunuh diri di Sarinah, Jalan MH Thamrin pada 14 Januari 2016 silam.

Ilustrasi Densus 88
Ilustrasi Densus 88 (Kompas.com/Andi Hartik)

Selain itu, Aman Abdurrahman melalui ajaran dan ceramah-ceramahnya juga terlibat dalam peristiwa teror lainnya di Indonesia

Aman juga disebut sebagai pimpinan tertinggi Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) di Indonesia.

Pasalnya, ajaran Aman Abdurrahman selalu menjadi rujukan kelompok-kelompok yang sepaham dengannya.

"Dia (Aman) dikenal di kalangan kami aktivis, dia ulama paling tinggi dari ISIS di Indonesia. Pusatnya di Irak dan Suriah," kata mantan terpidana kasus terorisme Kurnia Widodo saat bersaksi pada 3 April 2018.

Penelusuran TribunJakarta.com, rekam jejak Diyan Adi Priyana terungkap dalam Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia untuk Aman Abdurrahman Nomor 140/Pd.Sus/2018/PN.Jkt.Sel.

Terkuak, Diyan Adi Priyana berstatus satu diantara pelatih dalam pelatihan askari JAD selama tiga hari di sebuah homestay di Malang pada Desember 2015.

Baca juga: Sosok Terpidana Teroris Diyan Adi Priyana Tewas di Lapas Tangerang: Anak Buah Aman Abdurrahman

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved