Penangkapan Terduga Teroris
Dua Terduga Teroris Ditangkap di Wilayah Bekasi Utara, Diduga Jaringan Jamaah Islamiyah
Pengurus RW 05 Kelurahan Harapan Jaya Tohroni mengatakan, kepolisian datang pagi tadi dan meminta pengurus lingkungan mendampingi untuk menggeledah
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI UTARA - Densus 88 Polri menangkap tiga terduga teroris diduga jaringan Jamaah Islamiyah (JI), dua diantaranya diringkus di wilayah Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jumat (10/9/2021).
TribunJakarta.com mencoba menelusuri lokasi penangkapan dua terduga teroris yang masing-masing berinisial MEK dan S.
MEK tangkap di wilayah Jalan Duwet, RT 01 RW 05, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Kemudian terduga teroris S ditangkap di Jalan Bangau IX, RT 3 RW 23, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Sementara satu terduga teroris lagi berinisial SH, ditangkap di Kawasan Grogol, Jakarta Barat.
Pengurus RW 05 Kelurahan Harapan Jaya Tohroni mengatakan, kepolisian datang pagi tadi dan meminta pengurus lingkungan mendampingi untuk menggeledah rumah terduga teroris.
"Tadi pagi datangnya, minta didampingin sama RW setempat. Menunkukkan surat izin dan langsung ke rumah yang bersangkutan," kata Tahroni.
Polisi lanjut dia, mengamankan MEK serta sejumlah barang bukti. Ia tidak dapat merincikan apa saja yang turut dibawa pihak kepolisian dari penangkapan serta penggeledahan tersebut.
"Saya hanya melihat ada kotak kecil enggak tahu isinya apa karena pas lewat aja lihatnya, terus ada seperti spanduk, selebihnya saya kurang tahu," tuturnya.
Baca juga: Melanggar Jam Operasional, Tujuh Tempat Usaha di Koja Dikenakan Sanksi Teguran Tertulis
Sementara itu, Ketua RT 3 RW 23 lokasi terduga teroris S diamankan, Haris Fadillah mengatakan, kepolisian datang sekira pukul 06.30 WIB pagi tadi.
"Kayanya setengah 7an sudah mulai, tadikan saya anter istri jam 6, itu enggak lama datang (polisi) ketok-ketok pintu," kata Haris.
Kedatangan polisi tidak jauh berbeda, mereka meminta pengurus lingkungan mendampingi untuk melakukan penangkapan dan penggeledahan.
"Datang minta tolong dampingi untuk penggerebekan, sempat saya tanya siapa, lalu baru menuju rumah yang bersangkutan," ungkap Haris.
Dari penggerebekan itu, dia membenarkan satu warganya berinisila S diamankan Densus 88 Polri beserta barang bukti yang didapat dari kediamannya.
"Satu yang diamankan warga berinisial S, sama barang bukti saya kurang tahu apa saja yang dibawa," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/terduga-teroris-bekasi.jpg)