Kang Dedi Tak Sungkan Elus Kepala Anak Vespa Ekstrim, Ongkosi Mereka Pulang: Kasihan Orangtuamu

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi tak segan mengelus kepala anak Vespa ekstrim saat memberikan ongkos pulang kepada mereka.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Kang Dedi Mulyadi Channel
Anak komunitas Vespa ekstrim yang ditemui anggota DPR Dedi Mulyadi di Purwakarta, Jawa Barat. 

Lantaran waswas dengan faktor keselamatan anak-anak Vespa ekstrim, Kang Dedi meminta mereka untuk pulang ke kampung halaman namun tak menggunakan kendaraan ekstrim itu.

Kang Dedi meminta mereka pulang ke kampung halaman dengan menggunakan bus.

"Jangan pakai ini (Vespa ekstrim). Motornya taruh aja di rumah temannya yang di Purwakarta," pinta Kang Dedi.

Setelah diberikan penjelasan, anak-anak komunitas itu akhirnya bersedia tak meneruskan perjalanan dan pulang ke kampung halamannya masing-masing.

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi mengelus kepala anak komunitas Vespa ekstrim yang ditemui di Purwakarta, Jawa Barat.
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi mengelus kepala anak komunitas Vespa ekstrim yang ditemui di Purwakarta, Jawa Barat. (Kang Dedi Mulyadi Channel)

Mantan Bupati Purwakarta itu kemudian memberikan ongkos dan mengelus kepala anak-anak Vespa ekstrim itu.

"Nanti kalau keliatan masih nongkrong awas, nanti diangkut aja.

Ini ongkos pulang buat kamu, orangtua kamu kasihan," ujar Kang Dedi.

Kang Dedi Pusing Hadapi Anak Jalanan Kebelet Nikah

Biasa mengurusi rakyat, anggota DPR RI Dedi Mulyadi dibuat pusing ketika menghadapi anak jalanan yang kebelet nikah.

Dedi Mulyadi awalnya mendatangi lima anak jalanan yang ditemuinya.

Baca juga: Kang Dedi Salut ke Suami Pengemis Modus Cacat: Kelihatan Bapak Lindungi Banget Istrinya

Seperti biasa, Kang Dedi menanyakan mengenai latar belakang para anak jalanan itu.

Sebab, mayoritas dari mereka adalah masih di bawah umur, bahkan ada yang masih seusia siswa Sekolah Dasar.

Rupanya mereka berasal dari Cikampek dan bisa berada di Purwakarta bermodalkan tebengan kendaraan.

Yang bikin Dedi Mulyadi kaget, kendati mayoritas anak jalanan itu masih di bawah umur, rupanya mereka sudah kebelet menikah.

Anak jalanan kebelet nikah yang ditemui Dedi Mulyadi.
Anak jalanan kebelet nikah yang ditemui Dedi Mulyadi. (Kang Dedi Mulyadi Channel)

Dari lima anak jalanan itu, empat diantaranya adalah pasangan kekasih, sementara satu lainnya masih berusia anak sekolah dasar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved