Breaking News:

Jualan di Trotoar, Puluhan PKL di Jakarta Pusat Disuruh Bayar: Tertinggi Rp 5 Juta

Puluhan pedagang kaki lima atau PKL disuruh bayar tertinggi Rp 5 juta karena jualan di trotoar.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Ilustrasi PKL: Suasana pengecekan PPKM Darurat hari pertama di wilayah Jakarta Timur. PKL diminta membereskan dagangan mereka dan petugas membubarkan kerumunan yang ada, Sabtu (3/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Puluhan pedagang kaki lima atau PKL disuruh bayar tertinggi Rp 5 juta karena jualan di trotoar.

Mereka terbukti melanggar ketertiban umum.

Para pedagang itu telah mengikuti sidang yustisi tindak pidana ringan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (10/9/2021).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat, Bernard Tambunan, mengatakan mereka melanggar Perda Nomor 8 Tahun 2007 Tentang Ketertiban Umum.

Ia merinci ada 23 PKL yang melanggar aturan tersebut.

Baca juga: Santainya 2 Pria Pencuri Musang Sambil Tenteng Kandang Melewati Gang di Johar Baru Jakarta Pusat

"Para pelanggar dikenakan sanksi sesuai peraturan itu, senilai Rp 100 ribu sampai Rp 5 juta," ujar Bernard, Minggu (12/9/2021).

Kendati begitu, mash tiga PKL belum mengikuti sidang yustisi karena berhalangan hadir. 

"Total jumlah denda dari sidang yustisi 20 PKL sudah terkumpul Rp 8.250.000 ribu," ucapnya.

Sanksi denda uang ini guna memberi efek jera terhadap PKL yang berjalan di atas trotoar.

"Kami harap mereka kapok dan mematuhi aturan yang berlaku," ujar Bernard.

Sementara tiga PKL akan mengikuti sidang Tipiring pada Senin mendatang.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved