Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Banyak Siswa Kelas 1 dan 2 SD di Tangsel Belum Bisa Baca, Kadis Pendidikan: Enggak Masalah

Banyak siswa kelas I dan II di Tangsel belum bisa membaca. Kepala Dinas Pendidikan Taryono, tidak menganggap perkara itu sebagai masalah besar.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Kepala Dindikbud Tangsel, Taryono, saat ditemui di ruangannya, di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat - Banyak siswa kelas I dan II di Tangsel belum bisa membaca. Kepala Dinas Pendidikan Taryono, tidak menganggap perkara itu sebagai masalah besar. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM) tingkat SD di Tangerang Selatan (Tangsel) mengungkap bukti tidak efektifnya belajar daring atau online selama pandemi Covid-19

Seperti diketahui, sudah hampir dua tahun siswa seluruh tingkat belajar dari rumah secara online.

Karena kesulitan belajar di depan layar gawai, siswa kelas I dan II yang masih berproses belajar membaca, akhirnya belum menguasainya.

Banyak siswa kelas I dan II di Tangsel belum bisa membaca.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Taryono, tidak menganggap perkara kemampuan baca siswa sebagai masalah besar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangerang Selatan (Tangsel), Taryono, usai menghadiri sebuah acara di Al-Azhar BSD, Serpong, Tangsel, Rabu (22/1/2020).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangerang Selatan (Tangsel), Taryono, usai menghadiri sebuah acara di Al-Azhar BSD, Serpong, Tangsel, Rabu (22/1/2020). (Tribunjakarta.com/Jaisy Rahman Tohir)

Baginya, siswa bisa mengejar kemampuan membaca itu saat belajar di sekolah.

"Ada mungkin kelas I, kelas II, enggak masalah, itu kan bisa dikejar," ujar Taryono melalui sambungan telepon, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Gedung Lama Terbengkalai, Hari Kedua PTM di SMAN 1 Tangerang Terkendala Hadirnya Tikus Makan Kabel

Terlebih bagi siswa kelas I. Taryono memaklumi jika siswa yang baru pertama masuk sekolah itu belum bisa baca.

"Karena memang ketentuannya seperti itu. Anak TK tidak wajib untuk diajari baca tulis," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved