Breaking News:

Formula E

Geruduk Gedung DPRD DKI, Massa Aksi Tuntut Formula E Dibatalkan: Pemborosan Uang Rakyat Rp 1 Trilun

Geruduk Gedung DPRD Provinsi DKI Jakarta, massa dari Aksi Jakarta Bergerak minta pembatalan Formula E.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Aji
Geruduk Gedung DPRD DKI, Massa Aksi Tuntut Formula E Dibatalkan: Pemborosan Uang Rakyat Rp 1 Trilun - massa-jakarta-bergerak.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Suasana aksi unjuk rasa massa dari Jakarta Bergerak di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (13/9/2021)
Geruduk Gedung DPRD DKI, Massa Aksi Tuntut Formula E Dibatalkan: Pemborosan Uang Rakyat Rp 1 Trilun - massa-jakarta-bergerak-2.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Suasana aksi unjuk rasa massa dari Jakarta Bergerak di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (13/9/2021)

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Geruduk Gedung DPRD Provinsi DKI Jakarta, massa dari Aksi Jakarta Bergerak minta pembatalan Formula E.

Pada Senin (13/9/2021) sekira pukul 11.15 WIB, massa mendatangi Gedung DPRD DKI Jakarta.

Membawa poster dengan sejumlah tulisan terkait penolakan Formula E, mereka terus berorasi di depan Gedung DPRD DKI.

Humas Jakarta Bergerak, Siska Romodor mengatakan aksi unjuk rasa ini untuk menuntut pembatalan aksi ajang balap mobil listrik ini.

"Tuntutan dari Jakarta Bergerak adalah tolak dan batalkan Formula E. Balikin uang rakyat dan tolong diperiksa kemana aliran dana itu. Kembalikan kepada rakyat," katanya di lokasi, Senin (13/9/2021).

Siska menyebut pengadaan dana untuk Formula E tidak efektif di tengah kondisi pandemi saat ini.

Pasalnya, kata Siska, berakhirnya pandemi tidak ada yang tahu sehingga dana bisa dialihkan untuk membantu masyarakat.

Baca juga: Bawa Poster Warga Perlu Makan Bukan Balapan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI Tolak Formula E Digelar

"Kami sebagai rakyat merasa sangat kecewa, sangat marah dan sakit hati karena ada uang rakyat yang begitu besar Rp 1 Triliun terbuang percuma untuk pemborosan yang tidak ada artinya untuk masyarakat pada saat ini dimasa pandemi Covid-19. Kita tidak tahu kapan berakhirnya Covid itu. Tidak tahu 2020, 2022 atau kapan, kita belum tahu. Seharusnya dana yg begitu besar bisa digunakan untuk pemulihan ekonomi masyarakat Jakarta," tandasnya.

Untuk diketahui, ajang balap mobil listrik bertaraf internasional ini dijadikan program prioritas Anies Baswedan pada 2022 mendatang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved