Breaking News:

Kisah Balita Gemar Santap Pecahan Tembok & Tanah, Pengakuan Pilu Sang Ibu Tak Bisa Beri Jajan

Kisah balita memiliki kebiasaan tidak wajar datang dari wilayah Debong Lor, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. VF gemar makan tanah dan pecahan tembok

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Yogi Jakarta
Tribunnews.com
Ilustrasi Balita. Kisah balita memiliki kebiasaan tidak wajar datang dari wilayah Debong Lor, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. 

Ia hanya memberikan obat puyer bila VF sakit perut setelah makan tanah.

"Kalau anak saya ngeluh sakit perut, paling saya beri obat puyer," kata Umrotun.

Baca juga: Balita di Pondok Aren Diduga Disiksa Ibu Angkat Hingga Terluka

Hingga kini, Umrotun tak mengetahui alasan sang anak senang makan tanah.

Ia menduga VF makan tanah karena tak pernah jajan.

Umrotun memang tak membelikan anak ketiganya itu jajan karena mereka tak memiliki cukup uang.

Bahkan, ia dan keluarganya hanya makan dua kali sehari.

Petugas Puskesmas Deblongor dan Dinas Kesehatan Kota Tegal mengunjungi rumah VF, bocah tiga tahun yang doyan makan tanah, di rumahnya di RT 03 RW 01 Kelurahan Debonglor, Kecamatan Tegal Barat, Senin (13/9/2021).
Petugas Puskesmas Deblongor dan Dinas Kesehatan Kota Tegal mengunjungi rumah VF, bocah tiga tahun yang doyan makan tanah, di rumahnya di RT 03 RW 01 Kelurahan Debonglor, Kecamatan Tegal Barat, Senin (13/9/2021). (TRIBUNBANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD)

"Ya, mungkin karena tidak pernah jajan. Makan saja sehari kami mampunya hanya dua kali," kata Umrotun.

Umrotun adalah ibu rumah tangga yang memiliki 3 anak.

Sementara suaminya, Carmo, bekerja sebagai teknisi barang-barang eletronik yang penghasilannya tak menentu.

"Penghasilan memang tidak menentu. Kalau ada orang yang datang mau servis, baru dapat uang. Paling Rp 10.000 sampai Rp 25.000," katanya.

Baca juga: Bongkar Kotak Amal di Toilet Masjid, Aksi Pencurian oleh Bocah dan Balita Dipergoki Jemaah

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved