Cerita Kriminal
Pengacara Dalangi Pembunuhan Sahabat dan Keluarganya di Bekasi, Duit Investasi Habis Buat Foya-foya
pembunuhan berencana satu keluarga di Bekasi dilakukan oleh seorang pengacara berinisial AJ, motif perbuatan nekat tersebut disebabkan masalah utang.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
Dari kedekatan itupula, korban saat pelaku berjanji membayar utang secara tunai datang ke rumah tidak curiga.
"Enggak (curiga), karena memang tujuan AJ dia mau datang buat bayar utang, dan minta dihadirkan saksi (lima pelaku lainnya)," ungkap Dodi.
Kecurigaan sempat muncul dari adik korban bernama Edo, dia sempat menerima kekerasan saat mendapingi kakaknya menemui pelaku di rumah.
Jumat Mencekam
Baca juga: Pengacara Berkomplot Habisi Satu Keluarga di Bekasi Jumat Malam, Berakhir Apes Pakaiannya Dilucuti
Jumat malam, (10/9/2021) merupakan hari di mana AJ telah berjanji dengan Tommy ingin melunasi utang Rp970 juta secara tunai.
Mereka sempat melakukan komunikasi beberapa hari sebelumnya, keduanya sepakat pembayaran utang dilakukan di rumah korban, Jalan Mawar Indah, Perumahan Harapan Indah, Kota Bekasi.
Dodi saat malam petaka, tengah tidur pulas di dalam kamar bersama istrinya, AJ dan teman-temannya datang cukup larut sekira pukul 23.00 WIB.
Kedatangan AJ ke rumah korban malam itu, berpura-pura hendak membayar utang. Ia mengajak lima temannya sebagai dalih untuk saksi pembayaran utang.
Ketika datang ke rumah, AJ dan teman-temannya justru malah melakukan penganiayaan. Mereka membekap Tommy dan istrinya serta menyemprotkan cairan cabai ke adik korban bernama Edo.
Tidak hanya itu saja, pelaku menyerang Tommy dan menusuknya menggunakan sebilah pisau golok. Beruntung serangan itu dapat di tangkis sehingga pisau menusuk ke lengan korban.
Sementara istri Tommy, pelaku membekap bagian kepala hingga membenamkan ke sofa. Wanita yang sedang dalam keadaan hamil ini juga sempat disiksa menggunakan alat setrum.
Baca juga: Sudah Dipinjami Uang Rp 900 Juta, Pria di Bekasi Malah Ajak 5 Orang Coba Habisi Sahabatnya Sendiri
Lalu sang Adik, ketika pelaku memancarkan serangan sempat disemprot cairan cabai. Namun ia masih sempat lari ke kamar hingga menimbulkan keramaian di dalam rumah.
Dodi bangun ketika mendengar keributan di dalam rumahnya, melihat anaknya bernama Tommy sudah dalam keadaan luka tusuk di bagian lengan.
Istri Dodi juga sempat mendapat penganiayaan saat berusaha melarai keributan dan terkena alat setrum yang dibawa pelaku.
Menurut Dodi, tindakan yang dilakukan AJ dan teman-temannya diduga hendak melakukan percobaan pembunuhan.