Lapas Tangerang Terbakar

Korban Tewas Kebakaran Lapas Tangerang, Keluarga Iwan: Semuanya Sudah Ikhlas Agar Tidak Memberatkan

- Seluruh keluarga antarkan Iwan Setiawan (27), narapidana korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten ke tempat peristirahatan terakhir.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH
Ana, kakak Iwan Setiawan alias Wanted korban luka bakar berat kebakaran di Blok C2, Lapas Kelas 1 Tangerang di kediamannya Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2021) 

"Ya paling firasatnya justru dari teman-temannya aja inbox dan WA saya. Pantesan Mba Ana, saya kepikiran Iwan, kangen Iwan tiba-tiba," sambungnya.

Meski begitu, Ana mengatakan pihak keluarganya justru mengingat ucapan Iwan pada bulan Juni 2021 lalu.

Ucapan singkat, namun kerap dilontarkannya kepada pihak keluarga.

Baca juga: Antarkan Jenazah Anaknya Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dimakamkan, Ibunda: Sosok Peduli Sama Mama

"Dia kan dibui sudah dari 2016. Lalu pas bulan Juni kemarin kasih tahu keluarga untuk mengurus surat-surat karena dia bilang sebentar lagi mau pulang," ungkapnya.

"Iwan bentar lagi pulang, tolong dijemput. Maunya langsung ke makam mama (ke Tegal). Iwan nggak mau tinggal di Jakarta maunya di kampung aja, biar deket sama mama. Urusin berkas berkas ya," ujar Ana menirukan suara Iwan kala itu.

Namun karena pandemi, kata Ana, pengurusan tersebut harus mundur dari waktu yang ditentukan.

Alami luka bakar 98%

Setelah mendengar pemberitaan Lapas Tangerang Kelas 1 terbakar dari media, Ana dan suaminya segera bergegas menuju lokasi.

Bertanya ke sejumlah petugas hingga menunggu informasi terbaru, membuatnya kian kalut dan tak tenang.

Akhirnya sekira pukul 10.00 WIB, ia diarahkan menuju crisis center oleh petugas. Di sana, Ana memberikan data yang dibutuhkan.

Sayangnya, lagi-lagi ia tak jua mendapatkan kepastian apapun, sampai dirinya memutuskan untuk bertanya kepada satu diantara wartawan di lokasi.

"Saya tanya ke wartawan ada nggak data korban. Akhirnya ada nama adik saya di daftar korban luka. Itu tanpa pikir panjang lagi, saya sama suami pulang ke rumah, ambil berkas dan menuju ke RSUD Tangerang," ungkapnya.

"Sebab saya sudah bertanya ke pihak sana katanya nggak bisa ke RSUD Tangerang tanpa ada persetujuan dari mereka. Itu beneran modal nekat aja," lanjutnya.

Setelah berkas-berkas milik Iwan yang ada di rumah dibawa, Ana dan suaminya menuju RSUD Tangerang dan tiba di sana sekira pukul 15.30 WIB.

Setelah berkordinasi dengan petugas kepolisian, humas hingga dokter. Ana akhirnya mendapatkan penjelasan pasti terkait kondisi adiknya itu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved