Persija Jakarta
Marko Simic Murka saat Kemenangan Persija Sudah di Depan Mata Buyar Jelang Akhir Pertandingan
Persija Jakarta gagal mempertahakan keunggulan dua gol saat berjumpa PSIS Semarang pada pekan kedua Liga 1 2021. Hasil itu membuat Marko Simic murka.
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Persija Jakarta pun harus puas bermain imbang 2-2 kontra Laskar Mahesa Jenar di Stadion Indomilk Arena, Minggu (12/9/2021).
Tim Macan Kemayoran gagal mempertahakan keunggulan dua gol saat berjumpa PSIS Semarang pada pekan kedua Liga 1 2021.
Penyerang Persija Jakarta Marko Simic pun meluapkan kekecewaannya karena timnya kebobolan di akhir pertandingan.
Hasil laga kontra PSIS Semarang membuat Persija Jakarta hanya mampu mengoleksi dua poin dari dua pertandingan.
“Saya murka karena kami punya banyak pemain berpengalaman. Saya tak menyangka kami sudah unggul dua gol, namun tidak mampu mengendalikan 35 menit terakhir pertandingan," ucap Simic dikutip dari laman Liga Indonesia, Senin (13/9/2021).
Simic pun kesal jala Macan Kemayoran kebobolan dua gol dari situasi yang sama yakni tendangan bebas.
Baca juga: Angelo Alessio Ungkap Kesalahan Fatal Persija saat Gagal Menjaga Asa Kemenangan
"Kami tidak mampu mengendalikan penguasaan bola pada babak kedua. Seharusnya kami mampu meraih tiga poin, sayangnya kami kebobolan dua gol dari situasi yang sama," ujar Simic.
Hasil itu tentunya membuat frustrasi pasukan Macan Kemayoran, sebab mereka sempat unggul 2-0.
Persija Jakarta unggul 1-0 lewat gol yang tercipta pada injury time babak pertama melalui Otavio Dutra.

Tandukan Dutra merobek jala PSIS usai memanfaatkan umpan sepak pojok Riko Simanjuntak.
Pasukan Angelo Alessio menggandakan keunggulan pada menit ke-49 dalam skema serangan balik.
Osvaldo Haay mengirim umpan terobosan yang berhasil diteruskan Marko Simic menjadi tembakan dan gagal dibendung oleh Jandia Eka.
Namun, keunggulan dua gol tidak bertahan sampai akhir pertandingan. Sang lawan dapat menyamakan kedudukan melalui proses gol yang sama yaitu melalui gol Hari Nur Yulianto dan gol bunuh diri Rohit Chand.
“Tentu secara hasil kita kecewa. Tapi saya bertanggung jawab sepenuhnya atas hasil ini. Kejadian gol yang kami terima juga di luar dugaan. Dengan proses yang sama kami kebobolan melalui dua tendangan bebas. Ini sangat aneh,” kata Angelo Alessio.
“Kami sejatinya layak menang namun hasil satu poin kami harus dapatkan. Kami ini Persija. Persija tak pantas kebobolan gol-gol seperti itu. Kami mempunyai banyak pemain berpengalaman. Ini laga yang aneh. Saya kecewa," tambah pelatih asal Italia itu.
Baca juga: Hujan Menjadi Berkah Bagi PSIS Semarang saat Menahan Imbang Persija Jakarta
Angelo Alessio menyayangkan pasukannya seolah kehilangan fokus dan konsentrasi menjelang pertandingan berakhir.
“Saya tak mau melihat pertandingan seperti ini lagi. Kami harus bekerja keras dan mesti memperbaiki sesuatu," kata Angelo.
Jalannya Laga Persija Vs PSIS Semarang
Persija Jakarta sudah mendapatkan peluang pada laga baru berlangsung dua menit.
Melalui sebuah tendangan bebas, Rezaldi mengirim bola ke kotak penalti PSIS. Beruntung bagi PSIS, Jandia masih sigap memotong laju bola.
Pertandingan berlanjut, Persija Jakarta berhasil menguasai pertandingan. Namun hingga menit ke-10 belum ada peluang yang didapatkan Riko Simanjuntak dkk.
Menit ke-17, wasit mengeluarkan kartu kuning pertamanya untuk pemain Persija Jakarta, Yann Motta karena dianggap melanggar Hari Nur.

Situasi tak banyak berubah, kedua tim masih kesulitan dalam menciptakan peluang.
Sampai menit 30, pertahanan PSIS Semarang masih solid dalam menghadang serangan Persija.
Terus menerus melakukan serangan, gol akhirnya didapatkan Persija Jakarta.
Pada menit ke-45, melalui sebuah tendangan pojok Riko mengirimkan bola ke kotak penaltih PSIS Semarang.
Bola yang datang langsung disambut tandukan Otavio Dutra tanpa mampu dihalau Jandia.
Persija unggul 1-0 atas PSIS Semarang hingga babak pertama berakhir.
Baca juga: Gara-gara Gol Bunuh Diri Misi Macan Kemayoran Curi 3 Poin Gagal, Persija Trending Topic di Twitter
Sebelum laga, Otavio Dutra sesumbar dirinya percaya diri menghadapi PSIS Semarang.
Pemain naturalisasi ini mengaku telah mengantongi kekuatan dan kelemahan anak asuh Imran Nahumaruri.
“Kami sudah tahu PSIS. Mereka masih pemain yang sama. Ada dua pemain Brasil juga di sana, Wallace Costa bek dan Bruno Silva striker."
Baca juga: Rohit Cand Blunder Bikin Persija Jakarta Batal Menang, PSIS Semarang Amankan 1 Poin
"Kemarin saya menonton waktu mereka bermain, mereka punya tim bagus dan transisi sangat cepat,” kata Otavio Dutra.
Optimisme mantan bek Bhayangkara FC ini bertambah setelah melihat perbandingan komposisi pemain serta hadirnya Angelo Alessio di Persija yang melatih dengan beberapa variasi taktik.
Gol kedua Persija Jakarta datang dari bomber asing Marco Simic pada menit 49.
Ia mampu memaksimalkan umpan terobosan dari Osvaldo Haay.
Tanpa pikir panjang, Simic melepaskan tendangan keras dengan kaki kirinya yang tak bisa dihalau Jandia.
Skor berubah menjadi 2-0 untuk Persija.
PSIS Semarang mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Hari Nur pada menit 71.
Baca juga: Klasemen Liga 1 2021 Pekan Kedua, Bali United dan Persib Sempurna, Persija dan Arema FC Belum Menang
Ia berhasil memanfaatkan peluang tendangan bebas yang dikirim Jonathan ke arah gawang Persija.
Bola sejatinya tak kencang, namun guyuran hujan membuat Andritany kesulitan menangkapnya.
Setelah terlepas, bola justru mengarah ke Hari Nur yang tak terkawal.
Dengan mudah, Hari Nur melesakkan gol dan PSIS Semarang berhasil memperkecil kekalahannya.
Mendekati akhir babak kedua, keunggulan Persija Jakarta tak bertahan lama.
Baca juga: Tampil Pede, Bek Naturalisasi Persija Jakarta Sudah Tahu Kelemahan PSIS Semarang
Sayang, pada menit 88, gelandang enerjik Persija Jakarta Rohit Chand malah melakukan gol bunuh diri.
Proses gol bunuh diri itu diawali tendangan bebas pemain PSIS Semarang, Jonathan, tepat ke arah gawang Persija.
Rohit Chand yang mencoba menghalau, justru membuat bola masuk ke gawang Persija.
Gol ini membuat PSIS Semarang terhindar dari kekalahan dan berhasil mendapat poin 1. Skor akhir Persija Jakarta Vs PSIS Semarang jadi 2-2.
Susunan pemain Persija Jakarta Vs PSIS Semarang:
Persija Jakarta (5-4-1):
26-Andritany Ardhiyasa; 28-Rezaldi Hehanussa, 47-Marco Motta, 5-Otavio Dutra, 6-Tony Sucipto, 4-Yann Motta; 18-Arlfriyanto Nico, 46-Osvaldo Haay, 25-Riko Simanjuntak, 32-Rohit Chand; 9-Marko Simic.
Cadangan: 29-Adixi Lenzivio, 81-Dwiki Arya, 2-Rio Fahmi, 56-Maman Abdurahman, 15-Salman Alfarid, 69-Rangga Widiansyah, 60-Syahwal Ginting, 7-Ramdani Lestaluhu, 45-Raka Cahyana Rizky, 98-Taufik Hidayat.
Pelatih: Angelo Alessio.
PSIS Semarang (3-5-2):
30-Jandia Eka Putra; 19-Alfeandra Dewangga, 11-Pratama Arhan, 5-Wahyu Prasetyo; 44-Eka Febri, 16-Finky Pasamba, 46-Fredyan Wahyu, 8-Reza Irfana, 29-Septian David Maulana; 22-Hari Nur Yulianto, 95-Komarudin.
Cadangan: 33-Joko Ribowo, 23-Ahmad Syiha, 26-Aqsha Prawira, 72-Frendi Saputra, 28-Kartika Vedha, 14-Riyan Ardiansyah, 7-Andreas Crismanto, 18-Damas Damar Jati, 81-Fendi Eko Utomo, 10-Jonathan Eduardo Cantillana.
Pelatih: Imran Nahumarury.