Formula E
Bungkam Soal Persiapan Formula E, Sekda DKI: Belum Bisa Komentar Dulu
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali tak mau banyak berkomentar soal persiapan menggelar Formula E pada 2022.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali tak mau banyak berkomentar soal persiapan menggelar Formula E pada 2022.
"Saya belum bisa komentar dahulu ya," ucapnya saat ditemui di gedung DPRD DKI, Rabu (15/9/2021).
Walau demikian, Marullah memastikan, ajang balap mobil listrik bertaraf internasional ini bakal tetap digelar Juni 2022.
Hal ini sesuai dengan perintah Anies kepada Marullah yang tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta Nomor 49 tahun 2021 tentang penyelesaian isu prioritas daerah tahun 2021-2022.
Baca juga: Disebut Beban Gubernur Berikutnya, Ini yang Buat Mas Anies Terancam Digugat Penyelenggara Formula E
Dalam Ingub yang diterbitkan 4 Agustus 2021 lalu itu disebutkan bahwa Marullah diminta melaporkan perkembangan rencana penyelenggaraan Formula E pada 2022 mendatang secara berkala setiap dua pekan sekali.
Meski tak mau banyak berkomentar, mantan Wali Kota Jakarta Selatan ini optimis, balap kendaraan bebas emisi itu bakal tetap terlaksana sesuai target yang diberikan mas Anies.
"Bagi kami tidak ada kata pesimis, mudah-mudahan bisa dijalankan," ujarnya.
Ia pun memastikan, persiapan terus dilakukan demi mewujudkan mimpi mas Anies gelar Formula E di ibu kota.
"Sekarang sedang dilakukan pembicaraan-pembicaraan," kata dia.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih ngotot menggelar ajang balap Formula E.
Baca juga: Terancam Digugat ke Arbitrase Internasional, Anies Cs Gandeng Swasta Bayar Commitment Fee Formula E
Balap mobil listrik bertaraf internasional itu pun dijadikan program prioritas Anies mas 2022 mendatang.
Hal ini tertuang dalam Instruksi Gubernur Nomor 49 Tahun 2021 tentang penyelesaian isu prioritas daerah tahun 2021-2022.
Instruksi yang ditujukan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Marullah Matali itu diterbitkan mas Anies pada 4 Agustus 2021 lalu.
Dalam Instruksi Gubernur itu, ada 28 program yang menjadi prioritas Anies hingga masa jabatannya berakhir pada 2022 mendatang, salah satunya soal penyelenggaraan Formula E.
"Terselenggaranya lomba Formula E," tulis Anies dalam Ingub itu dikutip TribunJakarta.com, Senin (9/8/2021).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun menargetkan Formula E bisa digelar pada Juni 2022 mendatang.
Selain Formula, beberapa proyek besar, seperti pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) hingga revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) juga masuk dalam program prioritas Anies.
Secara berkala, Anies meminta Sekda Marullah melaporkan kepadanya perkembangan dari 28 program prioritasnya ini.
Baca juga: Mas Anies Wajib Melunasi Commitment Fee Formula E Selama 5 Tahun, Jika Tak Bayar Bisa Digugat
"Melaporkan ketercapaian penyelesaian isu prioritas daerah tahun 2021-2022 kepada gubernur setiap dua minggu," ucapnya.
Sebagai informasi, DKI mendapat jatah menggelar Formula E selama lima tahun berturut-turut, mulai tahun 2020 hingga 2024 mendatang.
Semula, ajang balap Formula E direncanakan digelar pada 6 Juni 2020 lalu.
Namun, Jakarta batal menjadi tuan rumah akibat pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia.
Rencana menggelar Formula E itu pun mundur ke tahun 2021 ini dan DKI lagi-lagi menunda pelaksanaan lomba balap mobil listrik ini hingga 2022 mendatang.
Terbaru, Formula E sudah merilis agenda balap musim 2022 mendatang dan tidak ada nama Jakarta dalam daftar tersebut.
Walau demikian, harapan Anies menggelar Formula E pada 2022 mendatang belum sepenuhnya pupus.
Sebab, masih ada satu slot kosong pada 4 Juni 2022 yang berstatus To be Decided (TBD) atau segera ditentukan.
Padahal sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya memutuskan menghentikan pendanaan untuk menggelar balap mobil listrik Formula E.
Pasalnya, belum ada kepastian soal jadwal penyelenggaraan ajang balap mobil bertaraf internasional itu di ibu kota.
Bahkan, DKI Jakarta tak masuk jadwal penyelenggaraan Formula E untuk tahun 2022 mendatang.
“Ya kan Formula E ditunda, jadinya pendanaan kami hentikan dulu,” ucap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Kamis (5/8/2021) malam.
Ariza bilang, Pemprov DKI melalui BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro) kini tengah melakukan negosiasi ulang dengan pihak operator Formula E (FEO).
Pendanaan pun bakal kembali dikucurkan setelah Pemprov DKI mendapatkan kepastian soal jadwal penyelenggaraan Formula E.
“Kita tunggu saja, nanti Jakpro yang akan urus secara teknis,” ujarnya di Balai Kota Jakarta.
Walau demikian, politisi Gerindra ini menyebut, kepastian soal waktu penyelenggaraan Formula E ini juga bakal disesuaikan dengan kondisi penyebaran Covid-19 di ibu kota.
“Nanti akan dijelaskan lagi secara detail oleh Jakpro,” kata Ariza.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/logo-formula-e.jpg)