Rumah Duka Co-Pilot Rimbun Air di Bekasi Dipenuhi Karangan Bunga

Sejumlah pelayat juga tampak hadir di kediaman Co-Pilot Fajar, mereka datang untuk mengucapkan duka secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Suasana rumah duka Co-Pilot Mohammad Fajar Dwi Saputra, Kampung Bojong Rawa Lele, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Kamis (15/9/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK GEDE - Muhammad Fajar Dwi Saputra, Co-Pilot Pesawat Rimbun Air yang jatuh di hutan belantara Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Rabu (15/9/2021) pagi, rencananya akan dibawa ke rumah duka di Bekasi.

Pantauan TribunJakarta.com, rumah duka di Kampung Bojong Rawa Lele, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi tampak dipenuhi karangan bunga ucapan belasungkawa, Kamis(16/9/2021).

Sejumlah pelayat juga tampak hadir di kediaman Co-Pilot Fajar, mereka datang untuk mengucapkan duka secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.

Sri Purwati (54), ibunda Fajar mengatakan, jenazah rencananya akan dibawa dari Papua menuju Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, untuk selanjutnya ke rumah duka.

"Nanti sampai Soetta (Soekarno-Hatta) jam 16.30 WIB, nantinya akan ada upacara penyerahan jenazah dan selesai diperkirakan pukul 18.00 WIB," kata Sri.

Sri menambahkan, jenazah Fajar rencananya akan dikebumikan malam ini setelah disalatkan di masjid dekat kediamannya.

"Kemudian jenzah dibawa ke rumah duka ke sini. Nanti disalatkan di masjid dan dimakamkan malam ini juga," terang Sri.

Sebelumnya diberitakan, pesawat Rimbun Air yang hilang kontak sudah ditemukan pada Rabu (15/9/2021), dalam kondisi hancur.

Baca juga: Pesawat Rimbun Air Terjatuh, Sosok Sang Pilot di Mata Tetangga: Supel dan Ramah, Suka Bantu Yatim

Diketahui, pesawat Rimbun Air sebelumnya hilang kontak setelah lepas landas dari Bandara Nabire pada Rabu pukul 06.40 WIT menuju Bandara Bilogai Sugapa.

Mengutip Kompas.com, pesawat tersebut ditemukan di ketinggian 2.400 meter dengan jarak 5-6 kilometer dari Bandara Bilogari ke arah Distrik Homeyo.

"Sudah ditemukan di ketinggian 2.400 meter, jaraknya 5-6 km dari Bandara Bilogai ke arah Distrik Homeyo," ungkap Kapolres Intan Jaya, AKBP Sandi Sultan, Rabu.

Kru yang ikut dalam penerbangan itu adalah Pilot Mirza, Copilot Fajar, dan seorang teknisi bernama Iswahyudi.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved