Breaking News:

Bandar yang Jual Ganja ke Sopir Angkot di Terminal Rawamangun Masuk Bagian Jaringan Lapas

bandar pemasok ganja bagi dua sopir angkot yang ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Matraman di Terminal Rawamangun, bagian jaringan L

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Personel Unit Reskrim Polsek Matraman saat meringkus dua sopir angkot pemakai ganja di Terminal Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (16/9/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Sander Maharaja, bandar pemasok ganja bagi dua sopir angkot yang ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Matraman di Terminal Rawamangun, Jakarta Timur bagian jaringan lapas.

Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro mengatakan keterlibatan itu berdasar pemeriksaan sementara terhadap Sander yang diringkus dengan barang bukti lebih dari 1 kilogram ganja.

"Dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku membeli ganja dari dalam lapas. Pengakuannya sudah enam bulan ini menjual ganja," kata Tedjo saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (17/9/2021).

Namun dia tidak membeberkan dari lapas mana Sander mendapat narkotika yang dalam UU Nomor 35 tahun 2008 itu termasuk golongan 1 karena penyidikan masih berlangsung.

Hanya bahwa Sander yang ditangkap di satu kontrakan wilayah Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Kamis (16/9/2021) pagi kini sudah ditetapkan jadi tersangka dan ditahan.

Personel Unit Reskrim Polsek Matraman saat meringkus dua sopir angkot pemakai ganja di Terminal Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (16/9/2021)
Personel Unit Reskrim Polsek Matraman saat meringkus dua sopir angkot pemakai ganja di Terminal Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (16/9/2021) (ISTIMEWA)

"Masih penyidikan. Sekarang sedang dalam tahap proses menyiapkan berkas perkara untuk dikirim ke Kejaksaan. Karena ada barang bukti tentu kasusnya kit lanjutkan," ujarnya.

Penangkapan Sander berawal saat jajaran Unit Reskrim Polsek Matraman menangkap dua pria berinisial M dan YS yang merupakan sopir angkot di Terminal Rawamangun pada Kamis (16/9/2021).

Saat anggota Unit Reskrim Polsek Matraman menyamar jadi calon penumpang angkot, M dan YS kedapatan mengkonsumsi ganja sewaktu 'ngetem' menunggu penumpang.

Baca juga: Tunggu Penumpang Sambil Hisap Ganja, 2 Sopir Angkot di Terminal Rawamangun Diringkus Polisi

Tedjo menuturkan peyamaran dilakukan jajarannya merupakan tindak lanjut dari adanya laporan warga yang resah dengan aktivitas transaksi narkoba di Terminal Rawamangun, Kecamatan Pulogadung.

"Disangkakan pasal 111 UU Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara. Untuk bandarnya masih kita periksa di mana dia menjual paket dan darimana dia mendapat," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved