Breaking News:

Dalam Dua Hari Tercatat Ada Ratusan WNA Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

Baru dua hari diberlakukan Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 34 Tahun 2021, ratusan WNA tercatat masuk ke Indonesia

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang masih dipenuhi penumpang pada hari pertama peniadaan mudik, Kamis (6/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Baru dua hari diberlakukan Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 34 Tahun 2021, ratusan warga negara asing (WNA) tercatat masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Permenkumham Nomor 34 Tahun 2021 sendiri tentang Pemberian Visa dan Izin Tinggal Keimigrasian Dalam Masa Penanganan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 dan Pemulihan Ekonomi Nasional pada Rabu (15/09/2021).

Dari diterbitkannya Permenkumham baru tersebut, maka pembatasan masuknya Orang Asing ke Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 27 Tahun 2021 dinyatakan tidak berlaku.

Artinya, sekarang WNA bisa bebas masuk ke Indonesia tanpa syarat apa pun.

Lalu, berdasarkan data yang dihimpun dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta, dua hari sejak diberlakukannya peraturan di atas, ada 974 WNA masuk.

"Sejak pemberlakuan Permenkumham Nomor 34 Tahun 2021, periode 15 sampai 17 September 2021 ada 974 WNA melintas masuk," jelas Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Sam Fernando dalam pesan singkat, Jumat (17/9/2021).

Sementara, ada 2.961 warga negara Indonesia (WNI) yang masuk ke Indonesia dari luar negeri di periode yang sama.

Dirinya juga mencatat ada 874 WNA yang pergi keluar Indonesia dari Bandara Soekarno-Hatta.

"Untuk WNI yang berangkat ke luar negeri dari Indonesia itu ada 3.418," sambung Sam.

Baca juga: Bandara Soekarno-Hatta Waspadai Covid-19 Varian Mu Masuk ke Indonesia

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved