Breaking News:

Pemkot Tangsel Beberkan Kasus Anak 13 Tahun Disetubuhi Ayah Tiri 10 Kali, Polisi Tidak Tahan Pelaku

Pemkot Tangsel membeberkan adanya kasus anak13 tahun disetubuhi ayah tiri berkali-kali di kawasan Kota Tangerang.

Jaisy / TribunJakarta
P2TP2A Konpers soal kasus persetubuhan anak oleh ayah tiri di Serpong, Rabu (22/9/2021) 

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan adanya kasus anak 13 tahun disetubuhi ayah tiri berkali-kali di kawasan Kota Tangerang.

Ketua Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Tangsel, Tri Purwanto, mengungkapkan, pihaknya mendampingi korban dan pelapor yang merupakan warga Tangsel sejak Oktober 2020 lalu.

"Kronologi, pelapor melaporkan terjadi persetubuhan terhadap anak di bawah umur, yaitu usia 13 tahun, dilaporkan oleh ibu kandung, dilakukan oleh ayah tiri," kata Tri di Kantor UPTD P2TP2A Tangsel, Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, Rabu (22/9/2021).

Dalam tempo satu tahun, sejak September 2019 sampai Oktober 2020, korban yang berinisal S itu disetubuhi ayah tirinya, R (46) sebanyak 10 kali.

"Dan ini terjadi kurang lebih 10 kali," ujar Tri.

S yang masih duduk di bangku SMP menceritakan pelecehan seksual tersebut pertama kali kepada teman sekolahnya. Akhirnya si teman tersebut menyampaikan kepada ibunya dan diteruskan kepda I (41), ibu kandung S.

Tri menceritakan, Ibu korban sempat mealporkan aksi kejam suaminya itu ke Polres Metro Tangerang Kota secara mandiri, namun tidak ditanggapi.

Setelah ada pendampingan dari P2TP2A, baru laporan diterima.

"Sebelum datang ke sini korban sudah lapor sebelum 21 Oktober ke polisi, tapi merasa terkesan gak ditanggapi, terus sama kita lapor didampingi tanggal 21 Oktober," kata Tri.

Setelahnya, proses mulai berjalan, dari mulai visum, pemeriksaan hingga penetapan tersangka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved