Breaking News:

Balap Liar Jadi Celaka di Cihuni Tangerang, Dua Pemotor Tabrakan Hingga Kejang dan Patah Tulang

anit Laka Lantas Polres Tangsel, Iptu Nanda Setya Pratama Baso, mengonfirmasi adanya balap liar di wilayahnya

ISTIMEWA
Ilustrasi kecelakaan sepeda motor 

TRIBUNJAKARTA.COM, PAGEDANGAN - Sebuah video viral menunjukkan balap motor liar yang berujung tabrakan.

Pada akun @wahanabalap tertulis bahwa kecelakaan itu tejadi di kawasan Desa Cihuni, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. 

Sampai hari ini, Kamis (23/9/2021), unggahan video tersebut sudah ditonton 16 ribu kali dan diklmentari 96 kali.

Terlihat pada video yang diduga direkam oleh penonton balap liar itu, seorang joki tengah memacu kuda besinya, namun justru menabrak pemotor yang juga penonton balap tersebut.

Kanit Laka Lantas Polres Tangsel, Iptu Nanda Setya Pratama Baso, mengonfirmasi adanya balap liar itu, pada Minggu (19/9/2021).

Ia menjelaskan bahwa tabrakan terjadi antara pengendara motor Honda Vario berinisal A (17) dengan pengendara Honda Blade, K (15).

"Laka kejadian harian Minggu sore 19 September di Grand Boulevard BSD, Pagedangan. Kalau sore banyak anak muda kumpul di situ. Pada saat itu ada kebut-kebutan atau mungkin balap liar kemudian menabrakan Honda Blade oleh Sepeda Motor Vario," kata Nanda saat dikonfirmasi. 

Baca juga: Tukul Arwana Rahasiakan Sakitnya ke Sahabat, Vega Darwanti: Dia Kalau Ngasih Kabar yang Bagus Aja

Baca juga: Akhirnya Irjen Napoleon jadi Tersangka Pencucian Uang Suap Djoko Tjandra, Kasus M Kece Membayangi

A yang diduga sedang memacu kencang Varionya balapan, tak kuasa menghindari K dengan Bladenya yang tiba-tiba muncul.

"Sepeda motor keduanya telah diamankan. Korban maupun pengendara Vario belum bisa dihadrikan karena dalam perawatan medis. Setelah mereka sudah sehat bisa kita panggil ke sini," kata Nanda.

Akibat kecelakaan hebat itu, A yang sempat kejang-kejang di tengah jalan, selamat, namun mengalami trauma hebat di bagian kepala.

Sementara K, mengalami patah tulang pada bagian kaki.

"Kejang-kejang yang membawa Vario diduga mengalami trauma kepala, muntah-muntah, dan luka dalam, saat ini di rumahnya masih tidak bisa duduk," kata dia.

Nanda mengatakan, selama beberapa pekan ke depan, pihaknya akan lebih intensif dalam berpatroli mengantisipasi balap liar dan pelanggaran lalu lintas lainnya.

"Akan lebih meningkatkan patroli terutama di hari weekend," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved