Breaking News:

Anggota DPRD DKI Jakarta Viani Limardi Dipecat PSI: Gelembungkan Dana Reses dan Terkait Ganjil Genap

Anggota DPRD DKI Jakarta Viani Limardi dipecat dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Editor: Erik Sinaga
https://jakarta.psi.id/
Ilustrasi Anggota DPRD DKI Jakarta Viani Limardi dipecat dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 

TRIBUNJAKARTA.COM- Anggota DPRD DKI Jakarta Viani Limardi dipecat dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Viani Limardi sebelumnya sempat viral karena protes mengenai aturan ganjil genap di Jakarta.

"Betul diberhentikan," kata Juru Bicara DPP PSI Ariyo Bimmo, Senin (27/9/2021)

Dikutip dari Kompascom, Ariyo mengatakan, PSI sedang menyusun informasi terkait pemecatan tersebut. Namun, dia enggan mengatakan alasan pemecatan Viani Limardi.

Baca juga: Sistem Ganjil Genap Mulai Berlaku di Jalan Margonda Oktober 2021

Dikutip Kompas TV, surat pemecatan Viani Limardi ditandatangani Ketua Umum PSI Grace Natalie Louisa dan Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni pada 25 September 2021.

Viani dipecat sebagai anggota DPRD DKI Jakarta dan diberhentikan selamanya sebagai kader PSI.

Viani disebut melanggar tiga pasal dalam aturan perilaku anggota legislatif PSI.

Baca juga: Insiden Ganjil Genap, PSI Jakarta: Kami Minta Maaf dan Tegur Keras

Salah satunya melanggar pasal 4 angka 3 aturan perilaku anggota PSI karena tidak mematuhi instruksi DPP PSI pasca-pelanggaran peraturan sistem ganjil genap di Jalan Gatot Subroto.

Selain itu, Viani disebut melakukan pelanggaran lain, yakni menggelembungkan laporan dana reses.

Baca juga: Buka Suara Soal 25 Klaster Covid-19 Sekolah, PSI Soroti Peran Orang Tua: Tidak Bisa Lepas Tangan

"(Melanggar) Pasal 5 angka 3 Aturan Perilaku Anggota Legislatif PSI, karena adanya penggelembungan pelaporan penggunaan dana ABPD untuk kegiatan reses dan atau sosialisasi peraturan daerah yang tidak sesuai dengan riilnya yang telah dilakukan secara rutin atau setidak-tidaknya pada reses tanggal 2 Maret 2021, pada Jalan Papanggo 1 RT 01/RW02 Keluarahan Papanggo Kecamatan Tanjung Priok," demikian tertulis dalam surat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved