Penembakan Ustaz di Tangerang
Kisah Susuk Istri Berujung Maut dan Penjara, Pengusaha Angkot Tangerang Simpan Dendam 11 Tahun
Hal itu diperkuat setelah si istri membuat pengakuan kepada suami bahwa dirinya dua kali melakukan hubungan badan dengan paranormal tersebut.
Penulis: Abdul Qodir | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM, SEMANGGI - M, seorang pengusaha Kota Tangerang Banten, rela mengeluarkan uang Rp60 juta untuk menghabisi nyawa orang yang menyetubuhi istrinya 11 tahun lalu, yakni seorang paranormal bernama Ustaz Armand.
Si paranomal tewas ditembak orang suruhan M, sementara M ditangkap dan ditahan polisi.
Ustaz Arman alias Alex tewas ditembak orang tak dikenal di rumahnya di Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Sabtu (18/9/2021) sekitar pukul 18.30 WIB.
Tiga orang ditangkap polisi, termasuk pengusaha angkot Kota Tangerang berinsial M yang menjadi otak pelaku pembunuhan Ustaz Arman.
Dua orang lainnya, yakni K dan S, selaku eksekutor penembak dan joki. Satu orang lainnya, yakni Y yang berperan sebagai penghubung antara M, K, dan S.
Baca juga: Bukan Ustaz, Armand Korban Penembakan Ternyata Paranormal Terima Pasang Susuk
"Saudara M, ini lah yang menginisi, dia aktor intelektualnya" ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta, Selasa (28/9/2021).
Kisah pengusaha angkot Kota Tangerang ini berawal dari upaya istri M memasang susuk menggunakan jasa paranormal Ustaz Arman pada tahun 2010.
"Korban ini sudah bekerja hampir 20 tahun sebagai paranormal, sering mengobati orang juga paranormal," tuturnya.
Baca juga: Awalnya Dikira Ustaz, Korban Penembakan di Tangerang Terima Pasang Susuk dan Pernah Nodai Pasiennya

Namun, bukan susuk yang dipasang, justru paranormal itu menyetubuhi istri M setelah terkena rayuan maut.
"Masang susuk saat itu. Tetapi, yang terjadi adalah korban (istri pelaku) disetubuhi," jelas Yusri.
Tak hanya di rumah M, paranormal dan istri M juga melakukan hubungan badan di salah satu hotel di Kota Tangerang.
Baca juga: Pelaku Penembakan Ustaz Armand Menangis Disinggung Soal Istrinya yang Disetubuhi Korban
Aksi sang paranormal menyetubuhi si istri baru diketahui oleh M dua tahun lalu.
Hal itu diketahui M setelah ada SMS yang bocor ke telepon genggamnya.
Hal itu diperkuat setelah si istri membuat pengakuan kepada suami bahwa dirinya dua kali melakukan hubungan badan dengan paranormal tersebut.
Si istri membuat pengakuan itu saat menunaikan ibadah haji bersama.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan pelaku M sempat meredam amarah dan rasa sakit hatinya.
Baca juga: Sebelum Diusir gegara Tuduhan Babi Ngepet, Ibu Wati Buka Praktik Paranormal tapi Tak Ada yang Datang
Namun, beberapa waktu lalu, M mendapat kabar bahwa paranormal yang karib disapa Ustaz Arman itu juga pernah menyetubuhi kakak iparnya pada tahun 2015.
Kabar itu kembali membangkitkan kembali amarah M terhadap Armand.
"Ini yang membangkitkan motif. Pelaku sudah tenang, dipicu lagi kakak iparnya yang diduga kuat juga memiliki hubungan khusus dengan korban," beber Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat.
Baca juga: Minta Teman Dekat Habisi Anak Tiri, Wanita Ini Sakit Hati Suami Lebih Sayang Korban: Saya Menyesal
Sakit hati dan dendam mendalam atas kedua hal itu, M merencanakan pembunuhan terhadap Armand.
Ia mencari pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa paranormal bernama Armand.
Saat ini, M, K, dan S kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Baca juga: Dendam Membara, HK Jebak Teman Minum Miras Ternyata Hand Sanitizer Berujung 5 Remaja Tewas
Mereka dijerat Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati.
Dari penangkapan ketiga pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa senjata api, helm, pakaian, dan 1 unit sepeda motor.
Sewa Pembunuh Bayaran Rp 60 Juta

Di tengah minimnya saksi, akhirnya tim gabungan kepolisian berhasil mengungkap kasus penembakan Ustaz Arman alias Alex yang terjadi di rumahnya di Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Sabtu (18/9/2021) sekitar pukul 18.30 WIB.
Tiga dari empat orang yang diduga terlibat penembakan terhadap berhasil Ustaz Arman diringkus polisi di tempat berbeda
M, seorang pengusaha angkota asal Cipete Kota Tangerang Banten ditangkap di sebuah rumah makan di Kawasan Serang, Banten, Kamis (23/9/2021).
Baca juga: Kendarai Motor di Depan Puskesmas, ASN Tumbang Dianiaya Pria Sakit Hati: Pelaku Sudah Lama Menunggu
"Dia aktor intelektualnya," kata Kombes Pol Yusri Yunus.
Selang empat hari atau pada Senin (27/9/2021), polisi menangkap dua pelaku lainnya berinisial K dan S di Kota Serang.

Yusri menjelaskan, K berperan sebagai eksekutor penembak korban Armand. Sementara, S sebagai joki yang mengendarai sepeda motor pembawa eksekutor.
"Saudara K berperan adalah (sebagai) eksekutornya, yang melakukan penembakan terhadap korban" jelasnya.
"S perannya ini sebagai joki yang menunggu (naik motor ) di luar," terang Yusri.
Baca juga: Tak Terima Dilabrak Istri Sah di Depan Orangtua, Pelakor Rela Keluarkan Rp 70 Juta Demi Balas Dendam
"Jadi, ekseutornya adalah K, pada saat itu melihat korban, mendatangi korban dan dari jarak 2 meter melakukan penembakan terhadap korban. Setelah itu sudah ada S menunggu di luar selesai eksekusi dengan kendaraan roda dua, kemudian melarikan diri," sambungnya.
Dijelaskan Yusri, M mengeluarkan Rp 60 juta untuk menghabisi nyawa korban Armand.
"Bayaran yang dikeluarkan adalah sekitar Rp 60 juta, sebanyak Rp 50 juta untuk eksekutor dan Rp 10 juta untuk Y yang sekarang jadi DPO. Saya perlihatkan saja fotonya, tolong cek dan sorot benar fotonya," kata Yusri seraya menunjukkan tersangka Y
Saat ini polisi masih memburu satu tersangka lainnya berinisial Y yang berperan sebagai penghubung antara M, K, dan S.
Polisi memasukkan S dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
"Kami kasih waktu 3x24 jam untuk segera mnyeragkan diri ke Polda Metro Jaya atau Polres Metro Tangerang Kota. Kami akan kejar, kami sudah tahu identitasnya, tim di lapangan masih bekerja," tandasnya.