Breaking News:

PON Papua

Kalah Dua Kali, Voli Pantai Putra DKI Jakarta II Kubur Impian Meraih Medali di PON XX Papua

Tim voli pantai putra DKI Jakarta II terpaksa mengubur impiannya meraih medali di PON XX Papua.

Editor: Erik Sinaga
Rafsanzani Simanjorang/Warta Kota
Pelatih voli pantai putra DKI Jakarta II, Agus Abdul Karim 

TRIBUNJAKARTA.COM, KOYA KOSO- Tim voli pantai putra DKI Jakarta II terpaksa mengubur impiannya meraih medali di PON XX Papua.

Bergabung di pool B bersama Jatim I, DIY II, dan NTB I, voli pantai putra DKI Jakarta yang diperkuat oleh Muhamad Adjie Triantono dan Febby Agustiah tak mampu berbuat banyak.

Usai kalah di pertandingan perdana, Jumat (1/10/2021) lalu melawan DIY II dengan skor 0-2, Adjie dan Agus kembali menelan hasil minor saat menghadapi NTB I yang diperkuat oleh Danangsyah Y.P dan Tio Kesuma Sentosa pada Senin (4/10/2021) pagi.

Baca juga: Pertandingan Sepak Takraw PON Papua Tak Ada Kejelasan, Pelatih: Kami Jauh-jauh dari Aceh Mau Main

Bermain di venue voli pasir Koya Koso, Adjie dan Agus menyerah dua set langsung dengan skor 19-21, dan 10-21.

Hasil ini cukup membuat langkah keduanya hanya sampai di babak penyisihan pool B saja.

Meskipun menyisakan satu laga sisa yakni melawan Jatim I, namun peluang DKI Jakarta II lolos telah hilang dengan dua kekalahan telak dari lawan-lawannya.

Kandas lebih dini, pelatih voli pantai putra DKI Jakarta II, Agus Abdul Karim pun cukup maklum.

Baca juga: Ahmad Riza Patria Pede DKI Jakarta Bisa Juara Umum PON XX Papua

"Untuk pool B memang boleh dibilang grup neraka ya. Hampir semua tim unggulan itu bergabung di pool B, dan DKI Jakarta II bergabung di dalamnya. Jadi apapun hasilnya, ya itu yang bisa kami hasilkan dengan maksimal. Yang jelas, setiap pertandingan ada progres dan anak-anak sudah menampilkan permainan yang terbaik," ujarnya kepada Warta Kota, Senin (4/10/2021) seusai pertandingan.

Lanjutnya, selain bergabung di grup neraka, anak asuhnya pun sempat bermain gugup sehingga semakin menyulitkan timnya berkembang.

Belum mendapat poin, DKI Jakarta justru harus menghadapi laga sulit di penyisihan terakhir melawan Jatim I.

Baca juga: Honor Belum Dibayar, Panpel Sepak Takraw PON Papua Mogok Tugas: Atlet Rebahan di Luar Venue

Jatim I diperkuat oleh Muhammad Ashyifa dan Rendy Ferdian Licardo yang merupakan finalis PON sebelumnya.

"Di atas kertas kami memang di bawah mereka ya. Tetapi mereka (Adjie dan Agus) akan bermain nothing to lose, tidak ada beban, tidak ada tekanan, mudah-mudahan mereka bisa bermain bagus dengan meminimalisir kesalahan sendiri," tutupnya. (m21

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved