Formula E
Jakpro Kesulitan Izin, Formula E Dipastikan Batal Digelar di Monas
Pastikan Formula E tak digelar di Monas, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) ungkap alasannya
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Jakarta Propertindo (Jakpro) memastikan Formula E batal digelar di Monas.
Hal ini disampaikan Direktur Perkembangan Bisnis Jakpro, Gunung Kartiko usai rapat dengan Komis B DPRD DKI Jakarta, di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat.
Setelah berencana menyulap kawasan Monas menjadi sirkuit Formula E, Gunung menyinggung soal perizinan.
"Venue yang jelas bukan di Monas, itu aja cluenya, karena Monas kayaknya agak berat dari sisi perizinan. Jadi kita cari lokasi ikon Jakarta yang memang menunjukkan Jakarta," jelasnya di lokasi, Rabu (6/10/2021).
Meski rencana menggelar balap mobil listrik di kawasan ring satu itu sudah digodok sejak 2020 lalu, lokasi pasti untuk Formula E masih belum ditentukan.
Gunung memaparkan ada lima lokasi alternatif untuk penyelenggaraan Formula E dan akan disurvei pada bulan ini.
"Banyak, ada lima alternatif. Nggak perlu disebutin. Intinya gini, dari alternatif itu nanti FEO akan datang untuk survei oktober ini, mapping semua. Jadi maksimal kita akan usahakan, kalau menggunakan jalan, maksimal 3 hari. kalau monas dulu tau kan, di aspal kletek-kletek," tandasnya.
Baca juga: Polemik Formula E, PSI Tantang Anies Buka Suara: Gunakan Data, Bukan Asumsi Apalagi Angan-angan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang sebelumnya berambisi menggelar Formula E di Monas kini harus mencari lokasi baru untuk disulap menjadi sirkuit sampai 2022 mendatang.
Hal ini dikatakan oleh Director Sportainment PT Jakarta Propertindo (Jakpro), M Maulana dalam keterangan tertulisnya.
Pihaknya belum mengambil keputusan final terkait lokasi sirkuit balap mobil listrik bertaraf internasional ini.
"Saat ini lokasi masih dalam pertimbangan ke beberapa lokasi yang memiliki potensi untuk menunjukkan city branding dan ikon-ikon kota Jakarta," ucapnya, Selasa (23/3/2021).

Maulana menyebut, Gubernur Anies menginginkan lokasi penyelenggaraan Formula E nanti bisa menjadikan Jakarta sebagai sorotan dunia.
Untuk itu, trek balap direncanakan bakal bersinggungan dengan ikon ibu kota.
"Itu artinya, Jakarta akan jadi sorotan dunia dan akan dilihat oleh seluruh dunia," ujarnya.