Breaking News:

Kenali Zifivax, Vaksin Covid-19 ke-10 di Indonesia yang Dapat Izin BPOM

Izin Penggunaan Darurat kembali dikeluarkan oleh BPOM untuk produk vaksin Covid-19 baru dengan nama Zifivax. Kenali vaksin Zifivax.

Shutterstock by M-Foto
Ilustrasi vaksin Covid-19 - Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) kembali dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk produk vaksin Covid-19 baru dengan nama Zifivax. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) kembali dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk produk vaksin Covid-19 baru dengan nama Zifivax.

Zifivax merupakan vaksin yang dikembangkan dan diproduksi oleh Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical dengan platform rekombinan protein sub-unit.

Dengan demikian, saat ini ada 10 jenis vaksin Covid-19 yang sudah disetujui oleh BPOM untuk digunakan di Indonesia.

"Dengan diterbitkannya EUA untuk Vaksin Zifivax ini, maka hingga saat ini Badan POM telah memberikan persetujuan untuk 10 jenis vaksin Covid-19. Karena itu, kami kembali menyampaikan apresiasi kepada Tim Ahli Komite Nasional Penilai Vaksin Covid-19 dan ITAGI atas kerja samanya yang memungkinkan vaksin ini segera rilis ke masyarakat,” kata Kepala Badan POM RI, Penny K Lukito, dikutip dari website resmi BPOM, Jumat (8/10/2021).

Vaksin Zifivax digunakan untuk indikasi pencegahan Covid-19 yang disebabkan oleh Virus SARS-CoV-2 pada orang berusia 18 tahun ke atas.

Baca juga: Kakek Jalan Kaki 12 KM Demi Temani Istrinya Vaksin, Menolak Diantar Cucu Karena Mabuk Kendaraan

Dikutip dari website resmi BPOM, Vaksin ini diberikan sebanyak 3 kali suntikan secara intramuskular (IM) dengan interval pemberian 1 bulan dari penyuntikan pertama ke penyuntikan berikutnya.

Adapun dosis vaksin yang diberikan pada setiap kali suntikan, sebanyak 25 mcg (0,5mL).

Menurut Penny, persetujuan EUA ini diberikan usai dilakukan serangkaian uji pre-klinik dan uji klinik untuk menilai keamanan, imunogenisitas, dan efikasi dari Vaksin Zifivax itu sendiri.

Dimana dalam penerbitannya, EUA ini telah melalui pengkajian secara intensif oleh Badan POM bersama Tim Komite Nasional Penilai Khusus Vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan ITAGI terkait dengan keamanan, efikasi, serta mutu vaksin.

Baca juga: Ratusan Pencari Suaka di DKI Disuntik Vaksin Covid-19, Anies: Virus Menular Tanpa Lihat Status

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved