Breaking News:

Cerita Kriminal

Bukan untuk Cari Penumpang, Angkot Justru Digunakan Sang Sopir untuk Aniaya Remaja Sampai Kritis

Bukannya untuk mencari penumpang, angkot justru digunakan sang sopir untuk merampas barang dan ponsel milik seorang remaja.

Editor: Elga H Putra
dok. Polres Metro Jakarta Barat
Angkot yang diduga sengaja ditinggali sang sopir usai dia menganiaya dan merampas ponsel seorang remaja di Kalideres, Jakarta Barat. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Bukannya untuk mencari penumpang, angkot justru digunakan sang sopir untuk merampas barang dan ponsel milik seorang remaja.

Hal itu terjadi di Kalideres, Jakarta Barat.

Kapolsek Kalideres AKP Hasoloan Situmorang mengatakan, saat ini pihaknya tengah memburu pelaku yang merupakan sopir angkot 06 jurusan Kota-Kamal.

Penyelidikan itu berawal dari ditemukannya sebuah angkot terbalik dengan kondisi kaca pecah di dekat pintu tol Kapuk pada Minggu (10/10/2021) malam.

Saat itu angkot tersebut sudah tidak ada sopirnya.

Baca juga: Habis Puluhan Juta Demi Bayar Orang Buat Habisi Paranormal, Pengusaha Angkot Emosi Istrinya Dinodai

"Namun di sekitar lokasi, penyidik mendapati satu unit HP dan sepasang sandal yang diduga baru habis dipakai," kata Hasoloan, Rabu (13/10/2021).

Tak lama berselang, polisi mendapat laporan warga soal adanya dugaan perampasan dan pencurian ponsel yang dilakukan di kawasan CBC, Tegal Alur yang tak jauh dari lokasi angkot terbalik.

Saat diselidiki dan dihubungkan ternyata angkot tersebut diduga menjadi alat untuk melakukan perampasan terhadap seorang warga.

Polisi olah TKP di lokasi penemuan angkot yang diduga digunakan saat terjadinya aksi penganiayaan kepada remaja di Kalideres, Jakarta Barat.
Polisi olah TKP di lokasi penemuan angkot yang diduga digunakan saat terjadinya aksi penganiayaan kepada remaja di Kalideres, Jakarta Barat. (dok. Polres Metro Jakarta Barat)

"Sebelumnya ternyata ada kejadian seorang perempuan jatuh di kawasan CBC, Tegal Alur," kata Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Haris Sanjaya.

Berdasarkan informasi dari saksi mata, korban diketahui berinisial DY (17) yang mengalami penganiayaan oleh sopir angkot.

"Korban mengalami luka berat di bagian kepala maupun di lengan tersobek di lengan, kita duga perkara ini adalah tindak pidana pencurian dengan kekerasan," ucap Haris.

Korban yang saat itu ditolong warga langsung dilarikan ke rumah sakit.

Baca juga: Tangan Terborgol, Isak Tangis Juragan Angkot Dengar Istri Dinodai Paranormal, Begini Sikap Polisi

Saat diminta keterangan, rupanya DY menjadi korban pemerasan dan penganiayaan oleh supir angkot.

DY dipukul menggunakan kunci roda sehingga kepala DY harus dijahit.

"DY pun coba kabur dengan melompat dari dalam angkot, seketika itu sopir angkot melarikan diri ke dalam tol guna menghindari amukan warga tapi diduga karena panik dia akhirnya menabrak," kata Haris.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved