Breaking News:

Bocah SD Tak Sadarkan Diri Usai Dipukul Teman, Hasil CT Scan Dibeberkan Dokter: Syarafnya Terganggu

Dokter Hazairin dari rumah sakit RS Sobirin Kota Lubuklinggau membeberkan hasil CT Scan, AD (12).

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
TribunSumsel
Ad (12) siswa kelas V SDN Lubukngin Musi Rawas diduga dipukuli teman sekolahnya pada Senin (11/10/2021) hingga tidak sadarkan diri Tampak korban masih menjalani perawatan di ruang ICU RS Sobirin Lubuklinggau, Rabu (13/10/2021) 

TRIBUNJAKARTA.COM - Dokter Hazairin dari rumah sakit RS Sobirin Kota Lubuklinggau membeberkan hasil CT Scan, AD (12).

AD adalah siswa kelas V SDN Desa Lubuk Ngin, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas yang diduga dipukuli sesama siswa di sekolahnya, paa Senin (11/10/2021).

Sekedar informasi hingga saat ini AD belum sadarkan diri, dan masih mendapatkan perawatan di ruang ICU.

TONTON JUGA

Dokter menjelaskan dari hasil CT Scan yang dilakukan, ada masalah di bagian tulang leher AD.

Masalah di tulang leher AD, membuat tangan dan kaki bocah tersebut tidak bisa digerakkan.

"Sudah di CT Scan, kondisi tangan dan kakinya lemah, tak bisa bergerak. Itu ada masalah di tulang leher. Kan ada tujuh ruas tulang leher, kemungkinannya di ruas kedua yang bermasalah," kata dokter Hazairin.

Dikatakan, terkait kondisi pasien tersebut, pihaknya sudah kordinasi dengan dokter syaraf, dan hasilnya pasien tersebut disarankan untuk dirujuk ke Palembang.

Baca juga: Bocah SD Tak Sadarkan Diri Usai Dipukuli Sebelum Masuk Kelas, Ibu Korban Sedih Lihat Kondisi Anaknya

"Kami putuskan untuk dirujuk. Karena keterbatasan kita disini. Juga ahlinya tidak ada disini," katanya.

Dokter Hazairin kemudian menjelaskan tulang leher AD kemungkinan bergeser dan menganggu kinerja syaraf-syaraf di tubuh bocah itu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved