Sudah Menangis hingga Meringis Kesakitan, Malangnya Bocah SD Tak Henti Dianiaya Ayah Sampai Tewas

Nasib malang menimpa seorang bocah yang masuk duduk di bangku sekolah dasar (SD) bernama Kadek Sepi.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
takasuu via kompas
Ilustrasi kekerasan anak. Seorang bocah SD meninggal karena penganiayaan yang dilakukan ayahnya. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Nasib malang menimpa seorang bocah yang masuk duduk di bangku sekolah dasar (SD) bernama Kadek Sepi.

Tangisan Kadek Sepi tak digubris sang ayah, I Nengah Kicen (32) padahal sudah sampai meringis kesakitan.

Bukannya berhenti melakukan penganiayaan, Kicen malah semakin menjadi-jadi usai mendengar tangisan sang anak.

Bahkan, mulut bocah malang tersebut disumpal kain oleh sang ayah hingga akhirnya meninggal dunia.

Peristiwa ini dialami Kadek Sepi di Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali pada September 2021 lalu.

Baca juga: Bocah SD Tak Sadarkan Diri Usai Dipukul Teman, Hasil CT Scan Dibeberkan Dokter: Syarafnya Terganggu

Dikutip dari TribunBali, Kapolres Karangasem, AKBP Ricko Abdillah Andang Taruna menyebut Kicen merasa kesal kepada putranya karena alasan sepele.

Hal itu karena Kadek Sepi tak membantu pekerjaan orangtuanya mencari rumput.

Kicen emosi melihat Kadek Sepi dan adiknya malah sibuk bermain layangan sejak pagi.

Ilustrasi pemukulan atau penganiayaan
Ilustrasi pemukulan atau penganiayaan (iStock)

"Selasa (21/9/2021) sekira pukul 07.30 Wita, korban bersama dua adiknya main layangan, sedangkan orangtuanya cari rumput."

"Setelah mencari rumput, Kicen sempat istirahat beberapa menit serta melihat anaknya sedang bermain air di rumah," jelas Ricko, Rabu (13/10/2021).

Melihat Kadek Sepi yang sudah selesai bermain layangan, Kicen melontarkan sebuah pertanyaan.

"Sudah selesai bermain layangan?" begitu kiranya pertanyaan Kicen.

"Sudah, panas," kata Kadek Sepi menjawab pertanyaan sang ayah.

Dari situ, emosi Kicen tak lagi bisa dibendung hingga melakukan penganiayaan kepada anaknya.

Kicen memukul kepala dan leher anaknya menggunakan pedang-pedangan.

Baca juga: Kondisi Jasad Bocah SD di Bali saat Dimandikan Buat Curiga Kerabat, Terungkap Perbuatan Keji Ayahnya

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved