Potensi Penyebaran Penyakit Tinggi Saat Musim Hujan, Pesan Wagub DKI Buat Warga Jakarta
Pemprov DKI Jakarta imbau masyarakat lebih patuh dan disiplin jelang musim hujan. Wagub Ariza ingatkan potensi penyebaran penyakit saat musim hujan.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta imbau masyarakat lebih patuh dan disiplin jelang musim hujan.
Hal ini lantaran musim penghujan diprediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan masuk lebih awal, yakni September hingga November 2021.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memaparkan potensi penyebaran penyakit saat musim hujan lebih banyak ketimbang musim kemarau.
Terlebih saat ini masih pandemi dan pemerintah terus menekan penyebaran Covid-19.
"Kalau kegiatan kan menyesuaikan PPKM. Namun demikian kami perlu ingatkan, karena memasuki musim hujan potensi penyebarannya itu bisa lebih cepat dibandingkan musim kemarau. Kalau musim kemarau kan panas, sementara musim hujan kan lembab, jadi secara umum demikian supaya semua lebih patuh, taat, disiplin," katanya di Balai Kota, Kamis (14/10/2021) malam.
Baca juga: DKI Jakarta Siapkan 8.945 Personel Untuk Penanganan Sampah di Musim Hujan
Baca juga: Jelang Musim Hujan, Wali Kota Jakpus Bentuk Gugus Tugas Antisipasi Banjir: Jangan Kasih Kendor!
Meski begitu, para tenaga kesehatan juga disiapkan kala sejumlah penyakit menyerang warga.
Namun, kebersihan lingkungan dan disiplin warga diperlukan guna mengantisipasi hal yang tak diinginkan saat musim penghujan tiba, selain bahaya banjir.
"Tidak ada masalah, tenaga kesehatan sangat baik, tidak ada masalah. Dalam posisi yang tinggi saja kita alhamdulillah bisa mengendalikan, apalagi sekarang bisa kendalikan secara signifikan," katanya.