Breaking News:

Formula E

Tujuh Bulan Lagi Jakarta Gelar Formula E, Politikus PDIP: Interpelasi Semakin Mendesak

Terlebih Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberi catatan khusus terhadap rencana Anies menggelar Formula E.

Istimewa/Facebook Anies Baswedan
Jakarta akan menjadi tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E pada 2020 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Politisi PDIP Gilbert Simanjuntak menyebut, penggunaan hak interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semakin mendesak seiring telah ditetapakannya Jakarta sebagai tuan rumah Formula E.

Sebab, menurutnya hal ini bertentangan dengan undang-undang dan tidak sesuai dengan kajian.

Terlebih Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberi catatan khusus terhadap rencana Anies menggelar Formula E.

"Seharusnya ini semua dijawab terbuka dengan resmi di paripurna DPRD melalui interpelasi yang diajukan DPRD," ucapnya, Minggu (17/10/2021).

Anggota Komisi B DPRD DKI ini pun menyoroti lokasi penyelenggaran Formula E yang belum jelas.

Dari lima opsi yang ada, dua di antaranya berada di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dan pulau reklamasi.

"Pemilihan GBK sudah ditolak pada 2019-2020 lalu, kemudian pemilihan pulau reklamasi yang dinyatakan BRIN memiliki masalah penurunan permukaan tanah," ujarnya.

"Ini membuat tanda tanya besar kenapa harus dipaksakan, tanpa kajian dan tidak pro lingkungan," sambungnya menjelaskan.

Baca juga: Jakarta Resmi Tuan Rumah Formula E, Lokasi Masih Tanda Tanya, Tapi Penyelenggara Bilang Begini

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak (Kompas.com)

Untuk itu, Gilbert menegaskan, Fraksi PDIP dan PSI tetap akan mengusulkan penggunaan hak interpelasi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved