Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Kabupaten Tangerang Dikeluarkan Dari Wilayah Aglomerasi Karena Capaian Vaksinasi Covid-19 Rendah

Pemerintah Pusat mengeluarkan Kabupaten Tangerang dari wilayah aglomerasi Jabodetabek

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Jaisy Rahman Tohir
ISTIMEWA
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar saat melakukan vaksinasi tahap kedua Gedung Serba Guna (GSG), Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis (28/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Pusat mengeluarkan Kabupaten Tangerang dari wilayah aglomerasi Jabodetabek.

Begitu pun dengan wilayah Kabupaten Bogor.

Hal itu dikarenakan, capaian vaksinasi Kabupaten Bogor dan Tangerang masih rendah dan menghambat penurunan status level PPKM Jabodetabek.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengatakan, dikeluarkannya Kabupaten Tangerang dari wilayah aglomerasi, tidak berpengaruh pada proses vaksinasi Covid-19 .

"Ya kita tetap akan kejar target 70 persen (vaksinasi Covid-19)," ujar Hendra saat dikonfirmasi, Selasa (19/10/2021).

Hendra mengaku, bila di wilayahnya pencapainnya vaksinasi Covid-19 baru mencapai 56,4 persen.

Menurutnya, hal ini terjadi akibat banyak warganya yang telah divaksin Covid-19 di luar Kabupaten Tangerang.

Baca juga: Masih Terapkan PPKM Level 3, Wali Kota Bekasi Salahkan Lambatnya Vaksinasi di 3 Kabupaten Tetangga

Kendati demikian, ia akan berusaha menargetkan vaksinasi Covid-19 hingga lingkup RT/RW.

"Kendalanya warga kita sebelumnya sudah divaksin di DKI, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan, sehingga jadi ikut capai kota lain. Kemudian Data P-Care itu tetap masuk DKI, atau kota lain," jelas Hendra.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved