Breaking News:

Cerita Kriminal

Polisi Tangkap Komplotan Maling Motor di Jakarta Timur, Satu Buron

Komplotan maling motor kini meringkuk di sel tahanan Mapolrestro Jakarta Timur. Satu buron kini diburu.

ISTIMEWA
ilustrasi maling sepeda motor. Dio Putra (25), Suhariyatno (29), Darman Maju Jonri Tampubolon (30), dan Enggar Biroeo Lubis (27) kini meringkuk di sel tahanan Mapolrestro Jakarta Timur. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Dio Putra (25), Suhariyatno (29), Darman Maju Jonri Tampubolon (30), dan Enggar Biroeo Lubis (27) kini meringkuk di sel tahanan Mapolrestro Jakarta Timur.

Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan mengatakan keempatnya merupakan pelaku pencurian kendaraan bermotor yang tergabung dalam satu komplotan.

Dalam menjalankan aksinya mereka kerap mengincar sepeda motor yang terparkir di halaman rumah warga dan toko tanpa penjagaan petugas parkir, lalu membobol kunci kontak kendaraan.

"Untuk daftar residivis kami cek lagi. Tetapi mereka sudah sering melakukan dan profesional," kata Erwin saat dikonfirmasi di Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (19/10/2021).

Berdasar hasil pemeriksaan sementara, para pelaku terakhir beraksi pada akhir September 2021 lalu di satu klinik Jalan Haji Ten, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung.

Baca juga: Tak Kenal Waktu, Maling  Motor di Depok Beraksi Siang Bolong Tanpa Ketahuan Pemilik

Satu pelaku bertugas membobol kunci kontak sepeda motor menggunakan kunci leter T, sementara pelaku lainnya bertugas mengawasi keadaan agar aksi tidak tepergok warga.

"BB (barang bukti) yang kita amakan dari tangan pelaku, seperti kunci T, dua sepeda motor, dan STNK. Selain dari Pulogadung, tercatat ada beberapa TKP berkembang ke wilayah Cakung," ujarnya.

Baca juga: Maling Motor di Bekasi Beraksi saat Subuh, Bobol Gembok Pagar Rumah Pakai Cairan Kimia

Dalam setiap aksinya, para pelaku menjual sepeda motor hasil curian ke penadah langganan mereka lalu untungnya dibagi rata dengan dalih untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Erwin menuturkan jajarannya juga masih memburu pelaku atas nama Indra (25) yang kini buron berdasar keterangan keempat pelaku dan penadah tempat mereka menjual hasil curian.

"Pasal disangkakan pasal 363 KUHP tentang Pencurian Disertai Pemberatan dengan ancamam hukuman tujuh tahun penjara. Tersangka ada lima orang, satu DPO. Empat sudah kita amankan, dua dari Pulogadung TKP-nya, tiga di Cakung. Tapi satu DPO," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved