Breaking News:

Cara Membedakan Lowongan Kerja Asli dan Palsu, Berikut Sederet Hal Perlu Diperhatikan!

Di era digital saat ini, beragam platform bisa digunakan untu mencari dan mengunggah lowongan pekejaan.

Designed by Freepik
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTA.COM - Di era digital saat ini, beragam platform bisa digunakan untu mencari dan mengunggah lowongan pekejaan.

Namun demikian, kemudahan ini memungkinkan adanya lowongan kerja palsu.

Country Marketing Manager JobStreet Indonesia Sawitri Hertoto menjelaskan, beberapa perbedaan lowongan kerja asli dan palsu.

Sawitri memaparkan, pertama yang perlu diperhatikan pelamar apabila diminta membayar sejumlah uang.

"Kalau sudah meminta uang itu sudah pasti palsu. Apabila menemukan lowongan kerja seperti ini, jangan dihiraukan," tegas Sawitri kepada TribunJakarta pada Jumat (22/10).

Sawitri menjelaskan, perusahaan yang seharusnya membayar karyawan atas kemampuan dan kompetensinya, bukan sebaliknya.

Baca juga: Daftar Jurusan Kuliah Paling Cepat Dapat Kerja di Tengah Pandemi, Cek Juga Profesi Paling Dicari

Lebih lanjut, Sawitri menuturkan, rekrutmen pegawai biasanya menggunakan email ber-domain perusahaan.

"Apabila kamu menerima email lowongan dari domain gratisan maka perlu curiga, namun ada juga UMKM yang menggunakan domain gratisan. Jadi perlu dicari tahu lebih lanjut," aku Sawitri.

Kemudian, Sawitri menuturkan, sebaiknya perhatikan website perusahaan, email, dan nomor telepon perusahaan apabila ingin melamar kerja.

"Jika dirasa aneh informasinya maka bisa dipastikan palsu. Mencari lowongan kerja paling aman menggunakan platform seperti Jobstreet," tegas Sawitri.

Baca juga: Info Lowongan Kerja Jakarta, Google Buka 25 Posisi bagi S1 Segala Jurusan, Simak Link Pendaftarannya

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved