Sinopsis Film

Bete, Gadis Tomboy yang Mengejar Cinta: Bertahan dengan Alfredo atau Kembali ke Emilio?

Nun jauh di Atambua sana, Bete Kaebauk terpukul, patah hati. Emilio cinta sejatinya memilih masuk sekolah seminari untuk jadi pastor.

Editor: Y Gustaman
Dok Inno Maleo Films
Inno Maleo Films memproduksi Cinta Bete yang bakal tayang serentak di bioskop-bioskop Indonesia mulai 18 November. Film bergenre drama romansa ini mengangkat kehidupan cinta Bete, anak gadis Raja Lasiolat, Atambua, Nusa Tenggara Timur. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Nun jauh di Atambua sana, Bete Kaebauk terpukul, patah hati. Emilio cinta sejatinya memilih masuk sekolah seminari untuk jadi pastor.

Giliran cinta Bete terpatri pada Alfredo, restu tak datang tersebab status sosial. Si pria dianggap tak pantas karena ayahnya pernah diusir dari kampung adat.

Belum lagi, Alfredo terganjal belis atau mahar yang harus ditebus seorang pria untuk mendapatkan perempuan sesuai adat Belu Atambua, NTT.

Film Cinta Bete bergenre drama romansa ini mengangkat kehidupan cinta Bete, anak gadis Raja Lasiolat, Atambua, Nusa Tenggara Timur.
Film Cinta Bete bergenre drama romansa ini mengangkat kehidupan cinta Bete, anak gadis Raja Lasiolat, Atambua, Nusa Tenggara Timur. (Dok Inno Maleo Films)

Kadung cinta, gadis tomboy 23 tahun anak Raja Lasiolat itu memilih kawin lari dengan Alfredo, orang yang di kemudian hari paling bertanggungjawab karena janin di rahimnya keguguran.

Bete mendapat perlakuan kasar Alfredo, cinta yang tak diimpikannya itu, hingga membuatnya sakit ingatan.

Baca juga: Ingin Belajar Sains? Jangan Terlewat Science Film Festival 2021, Diadakan di 52 Kota

Berbilang waktu, Emilio yang sudah merampungkan sekolah seminari dan kembali ke kampungnya, mencoba menolong Bete yang terpuruk.

Hati Emilio di ambang dua pilihan sulit: melayani Tuhan atau membuka relung cinta terhadap perempuan sahabatnya sejak kecil.

Pergulatan Bete, Raja Lasiolat, dan kepasrahan perempuan dalam lingkungan sosial budayanya menjadi kekuatan Cinta Bete, film produksi Inno Maleo Films dengan sutradara Roy Lolang.

Poster film Cinta Bete prodyksi Inno Maleo Films. Film bergenre drama romansa ini mengangkat kehidupan cinta Bete, anak gadis Raja Lasiolat, Atambua, Nusa Tenggara Timur.
Poster film Cinta Bete prodyksi Inno Maleo Films. Film bergenre drama romansa ini mengangkat kehidupan cinta Bete, anak gadis Raja Lasiolat, Atambua, Nusa Tenggara Timur. (Dok Inno Maleo Films)

Leni Lolang sang produser yang juga penulis ide cerita asli dari Inno Maleo Film, ini menggarap Cinta Bete dari berbagai kisah nyata di Atambua yang mengaduk perasaan.

Atambua, lokasi dengan pemandangan luar biasa indah, seperti perawan yang bermimpi akan cinta sejati.

Namun menjerit dalam kekerasan dan rasa hampa atas ketidaksempurnaan atas mimpi.

"Film dikemas seringan mungkin sebagai drama romantis agar mudah dipahami dan dinikmati oleh penonton," demikian rilis yang didapat TribunJakarta.com, Minggu (24/10/2021).

Lewat genre drama romansa ini diharapkan penonton film Indonesia dapat mengenal lebih jauh keragaman budaya Indonesia lengkap dengan budaya mahar, tenun dan sejumlah spot di Atambua yang indah.

Baca juga: 6 Tayangan Korea Terbaru Sepanjang Oktober di Viu, Ada Film Horor yang Siap Mengoyak Emosi

Para Pemeran

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved