Dinding Roboh di Kalideres Menyisakan Duka, Ita dan Buah Hati Meregang Nyawa Saat Menyusui
Dua orang yakni Ita (40) dan anaknya yang masih berusia 1,5 tahun meregang nyawa dalam insiden ambruknya dinding rumah yang mereka tempati.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Selama proses penyelamatan tersebut, petugas tak berhenti menyemangati korban yang tubuhnya terimpit.
Momen mengharukan terjadi ketika YA berhasil keluar dengan selamat.
Seluruh personel Damkar Depok yang diterjunkan di lokasi kejadian larut dalam rasa syukur.
Bahkan, beberapa di antaranya saling berpelukan, hingga tak kuasa menitikkan air matanya.
"Alhamdulillah ya Allah," ujar beberapa personel Dinas Damkar Depok.
Perjuangan yang dilakukan petugas sangat diapresiasi warga.
Warga bahkan menyebut, para petugas merupakan pahlawan yang sebenarnya.
"Luar biasa, ini baru pahlawan sebenarnya nih," kata seorang warga yang ada di lokasi.
"Alhamdulillah sehat-sehat terus Damkar, kalian luar biasa," teriak seorang warga disambut riuh tepuk tangan.
Baca juga: Bocah SMP Sedang di Kasur saat Crane Ambruk Menimpa Rumahnya, Warga Panik Berhamburan Dikira Gempa
YA diselamatkan dalam kondisi sehat. Hanya ada sedikit luka lecet di tubuhnya.
Welman amat sangat bersyukur dengan hal tersebut.
"Alhamdulillah kondisi korban selamat sehat. Hanya lecet saja, kuasa Allah sungguh besar," kata Welman.

Setelah berhasil dievakuasi, YA langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan tindakan medis.
Saat evakuasi berlangsung hampir empat jam, YA masih bisa diajak berkomunikasi.
"Kepalanya sudah keluar, tangannya kejepit. Kondisi korban sehat, bisa komunikasi," kata Welman.