Dinding Roboh di Kalideres Menyisakan Duka, Ita dan Buah Hati Meregang Nyawa Saat Menyusui
Dua orang yakni Ita (40) dan anaknya yang masih berusia 1,5 tahun meregang nyawa dalam insiden ambruknya dinding rumah yang mereka tempati.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Welman mengatakan, pihaknya harus ekstra hati-hati mengevakuasi bagian tubuh yang tertimpa puing bangunan.
"Kita harus potong hati-hati bagian puingnya satu persatu," ungkapnya.
Selama proses evakuasi, korban terus disuplai makanan, minuman, hingga oksigen.
"Korban terus kami suplai makan, sudah dikasih minum, oksigen," ucap Welman.
"Dokter juga sudah periksa, secara umum kondisinya baik," imbuh dia.
Baca juga: Bocah Perempuan Korban Crane dan Tiang Beton Ambruk di Depok Terus Dipasok Logistik Hingga Oksigen
Welman mengatakan, korban bisa berkomunikasi meski saat terjepit.
"Masih bisa komunikasi jalan terus," ungkapnya.
Ambruknya mobil crane dan tiang beton ini merusak satu rumah warga dan satu warung klontong.

Tiga korban lainnya yang menderita luka-luka lebih dulu dilarikan ke rumah sakit.
Sebagian artikel ini disarikan dari WartaKotalive.com dengan judul Dinding Rumah Ambruk, Seorang Ibu di Kalideres Tewas Saat Menyusui Anaknya yang Berusia 1,5 Tahun