Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Data Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Tak Relevan, Pemkot Depok Ajukan Perbaikan Pakai Data Disdukcapil

Pemerintah Kota Depok terus berbenah terkait data vaksinasi Covid-19 penduduknya. Pemkot Depok akan menggunakan data dari Disdukcapil.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Wali Kota Depok, Mohammad Idris, saat meninjau pelaksanaan Gebyar Vaksinasi di Kantor Kecamatan Bojongsari, Kota Depok - Pemerintah Kota Depok terus berbenah terkait data vaksinasi Covid-19 penduduknya. Pemkot Depok akan menggunakan data dari Disdukcapil. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Pemerintah Kota Depok terus berbenah terkait data vaksinasi Covid-19 penduduknya.

Terbaru, Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengatakan pihaknya akan menggunakan data dari Disdukcapil.

“Total warga Depok berdasarkan data Disdukcapil sebanyak 1,8 juta jiwa. Lalu diambil 70 persen dari data tersebut sekitar 1,3 juta jiwa yang menjadi target vaksinasi,” jelas Idris dilansir dari situs resmi Pemerintah Kota Depok, Selasa (26/20/2021). 

Idris mengatakan, sebelumnya pihaknya ditargetkan melaksanakan vaksinasi untuk 1,6 juta dari total 2,4 juta penduduk Kota Depok dari Kementerian Kesehatan.

Namun demikian, Idris mengatakan data tersebut sudah tidak lagi relevan, musabab data penduduk dari Badan Pusat Statistik menunjukkan warga Depok berjumlah 2 juta jiwa pada tahun 2020.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, saat meninjau pelaksanaan Gebyar Vaksinasi di Kantor Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Kamis (2/9/2021).
Wali Kota Depok, Mohammad Idris, saat meninjau pelaksanaan Gebyar Vaksinasi di Kantor Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Kamis (2/9/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

“Karena itu, kami akan berkoordinasi mengajukan perbaikan data target vaksinasi dengan Kemenkes, bahwa yang dipakai itu data Disdukcapil Depok berdasarkan nama dan alamat, baik untuk warga berdomisili maupun yang ber-KTP elektronik di Depok,” ujarnya.

“Sehingga nanti semua data vaksinasi dapat terhimpun dengan baik. Upaya ini bukan untuk berlomba-lomba, namun agar warga Depok maupun yang berdomisili semua harus di vaksinasi dari Pemkot Depok, Kementerian dan TNI- Polri," sambungnya lagi.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Masuk Area Kantor Pemerintah Kota Depok Wajib Scan Aplikasi PeduliLindungi

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan, pihaknya juga akan melakukan penyisiran data hingga tingkat RT dan RW, selain mengajukan perbaikan tersebut.

"Maka jika kita mengikuti target 1,3 juta jiwa capaian vaksinasi, persentase Kota Depok sudah 78 persen,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved