Jeritan Anak Lihat Ayahnya Aniaya Sang Ibu Pakai Tabung Gas 3 Kg Hingga Tewas di Bekasi
Suami berinisial HR (30) di Bekasi, tega menghantam istrinya menggunakan tabung gas Elpiji 3 Kg hingga tewas. Peristiwa itu disaksikan anak.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Suami Bunuh Istri Setelah Berhubungan Intim

Suami membunuh istri di Kelurahan Teladan, Toboali, Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung.
Korban bernama Ella Andini (24) dibunuh suaminya M Rafli (21) dengan cara dicekik.
Diketahui terungkapnya kasus tersebut berawal dari ditemukannya jenazah korban di dalam kamar rumah, Rabu (20/10./2021) sore..
Kapolres Bangka Selatan AKBP Joko Isnawan mengungkapkan kronologis pembunuhan tersebut.
M Rafli dan korban merupakan sepasang pengantin baru. Keduanya baru menikah pada 7 September 2021 lalu.
Baca juga: Bukan untuk Cari Penumpang, Angkot Justru Digunakan Sang Sopir untuk Aniaya Remaja Sampai Kritis
Rafli dan Ella sedang menikmati bulan madu. Hanya saja rumah tangga yang seumur jagung itu kerap diwarnai pertengkaran.
Rafli tak disukai ayah Ella dan berharap berpisah dari putrinya. Menerima masalah seperti itu, Rafli curhat kepada Apoy (30), temannya, Selasa (19/10/2021) malam.
Esok harinya, Rabu (20/10/2021) sekitar pukul 08.00 WIB, Rafli dan Ella berhubungan suami istri.
Setelah itu, sambil beristirahat, Ella berbaring di lengan Rafli. Pada kesempatan itu, tanpa sengaja Rafli melihat chat Ella dengan pria lain di ponsel istrinya.
Rafli pun terbakar cemburu dan mereka cekcok mulut.
Baca juga: Perkara Password WiFi Buat Pria di Bekasi Aniaya Tetangga, Korban Sempat Lawan Pakai Gagang Sapu
Tanpa pikir panjang, Rafli mencekik Ella yang sedang berbaring dalam kondisi setengah tanpa busana.
Dalam keadaan kalut, Rafli keluar kamar dan pergi meninggalkan rumah istrinya mengendarai motor, Rabu sekitar pukul 10.00 WIB.
Rafli membawa serta ponsel iPhone Pro Max milik istrinya dan kabur bersama Apoy. Di Koba, Bangka Tengah, Rafli dan Apoy menjual ponsel itu lalu melanjutkan perjalanan ke Kota Pangkalpinang.

Mereka beristirahat di sebuah rumah makan lalu menginap di Jalan Muntok, Kota Pangkalpinang.