Ditegur Kemendagri karena Dugaan Pelanggaran, Disdukcapil Depok: Miskomunikasi

Kementerian Dalam Negeri menegur Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), musabab diduga melakukan pelanggaran.

Warta Kota/Henry Lopulalan
ilustrasi.Petugas menjukan e-KTP warga yang sudah selesai di Kelurahan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (24/10/2017). Kementerian Dalam Negeri menegur Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), musabab diduga melakukan pelanggaran. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Kementerian Dalam Negeri menegur Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), musabab diduga melakukan pelanggaran.

Diduga, Disdukcapil Kota Depok melakukan pelanggaran berupakan penolakan pencetakan e-KTP warga dari daerah luar Depok.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widiyati, membantah adanya dugaan pelanggaran tersebut.

Nuraeni menjelaskan, yang sebenarnya terjadi hanyalah miskomunikasi antara warga yang hendak mencetak e-KTP, dengan petugas pelayanan.

"Jadi bukan penolakan. Staf hanya menyarankan proses pindah ke Depok agar lebih mudah pengurusan administrasi kependudukannya," kata Nuraeni kala dikonfirmasi wartawan, Jumat (5/11/2021).

Baca juga: Januari-September 2021, Dukcapil Jakarta Selatan Cetak dan Distribusikan 20.812 e-KTP

Lebih lanjut, Nuraeni menuturkan keselahan komunikasi ini terjadi saat seorang warga asal Kalimantan Timur, mengajukan permohonan cetak ulang e-KTP lewat layanan daring.

Kemungkinan, warga tersebut salah memahami maksud dari usulan pihaknya, hingga akhirnya diadukan ke Direktorat Jenderal Dukcapil Kemendagri.

Baca juga: Dukcapil Jakarta Selatan Permudah Warga Usia 16-17 Rekam E-KTP

"Kalau statusnya kami kurang tahu, dia kuliah atau bekerja di Depok. Tapi dia minta cetak ulang karena KTP nya hilang," tuturnya.

Terkini, Nuraeni berujar persoalan tersebut telah rampung, dan proses pencetakan e-KTP warga tetsebut telah selesai dan diambil olehnya.

"Alhamdulillah masalahnya sudah diselesaikan dalam satu hari," bebernya.

Nuraeni menegaskan pihaknya melayani perekaman dan pencetakan e-KTP untuk warga dari luar Depok

"Tinggal ajukan saja lewat layanan whatsapp," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved