Kapolda Metro Irjen Fadil Imran Minta Jajarannya Profesional dan Humanis Selama Operasi Zebra 2021

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran meminta jajarannya, terutama polisi lalu lintas (polantas), menjaga profesionalitas selama Operasi Zebra 2021

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran meminta jajarannya, terutama polisi lalu lintas (polantas), menjaga profesionalitas selama Operasi Zebra 2021. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran meminta jajarannya, terutama polisi lalu lintas (polantas), menjaga profesionalitas selama Operasi Zebra Jaya 2021.

Ia mengingatkan anggotanya untuk bekerja sesuai prosedur dan menjaga sopan santun di lapangan.

"Perhatikan perilaku anggota di lapangan pada saat operasi, tetap jaga sopan santun, laksanakan tugas dengan Profesional. Jangan lagi ada kejadian lalu lintas yang bekerja tidak sesuai dengan prosedur," kata Fadil dalam keterangannya, Senin (15/11/2021).

Mantan Kapolda Jawa Timur itu juga meminta anggotanya mengedepankan sikap humanis saat melakukan penindakan.

"Laksanakan tugas operasi ini dengan persuasif, humanis, edukatif dan simpatik dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab," ujar dia.

Baca juga: Operasi Zebra di Kolong Tol Tomang Raya, Polisi Beri Teguran ke Sejumlah Pengendara

Dalam pelaksanaannya, Operasi Zebra 2021 bakal melibatkan unsur TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, Operasi Zebra Jaya 2021 akan digelar selama 2 pekan.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo, saat memberikan keterangan pada awak media di Posko Penyekatan SPBU Cilangkap, Jalan Raya Bogor-Jakarta, Tapos, Kota Depok, Selasa (25/5/2021).
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo, saat memberikan keterangan  (TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma)

"Kami akan melakukan Operasi Zebra Jaya 2021 selama 14 hari, yang dilaksanakan oleh personel gabungan Ditlantas, Satpol PP, serta termasuk POM TNI baik AD, AL, dan AU," kata Sambodo.

Selama Operasi Zebra 2021, jelas Sambodo, polisi menyasar pelanggaran lalu lintas yang kerap dilakukan pengendara.

Beberapa di antaranya yaitu terkait penggunaan sirine dan lampu rotator di jalan.

Baca juga: Cetak Quattrick, Pengendara Ini Disuruh Pulang Ambil STNK saat Operasi Zebra di Jalan Tomang Raya

"Terkait dengan ini saya tegaskan semua kendaraan pelat hitam tidak boleh menggunakan rotator maupun sirine.

Sebab itu hanya boleh untuk kendaraan dinas, itu pun sudah ditentukan warna merah, biru dan kuning," ujar Sambodo.

Ia menambahkan, Operasi Zebra 2021 juga mencakup aturan ganjil genap yang diberlakukan di 13 ruas jalan di Jakarta.

Selain itu, pengendara yang memasang pelat nomor tidak sesuai STNK juga bakal ditindak.

Suasana operasi Zebra Jaya 2021 di Kolong Tol Tomang Raya pada Senin (15/11/2021).
Suasana operasi Zebra Jaya 2021 di Kolong Tol Tomang Raya pada Senin (15/11/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

"Kita akan cek kendaraan yang selama ini menggunakan pelat nomor khusus maupun nomor rahasia seperti RFP, SFB dan lainnya. Kita akan periksa di lapangan apakah ada STNK atau pasang sendiri," tutur Sambodo.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved