Breaking News:

Kini Bus Full Aksesoris Jadi Primadona, Cerita Sang Pelopor: Awalnya Dicibir, Dibilang Odong-odong

Kini, tak heran jika melihat bus yang tampilannya begitu mengundang perhatian ketika berada di jalanan.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Youtube AE TV Channel
Deretan bus full aksesoris parkir berderet. Keberadaan bus dengan tampilan penuh variasi kini tengah menjadi primadona. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kini, tak heran jika melihat bus yang tampilannya begitu mengundang perhatian ketika berada di jalanan.

Pasalnya, masing-masing armada bus dibuat semeriah mungkin dengan berbagai aksesoris yang menempel.

Mulai dari lampu kolong yang berwarna warni, pemasangan strobo, klakson telolet yang menggelegar, lampu disko dan deretan boneka di dalam kabin hingga suara saat bus parkir mundur menjadi pemandangan yang kerap ditemui di armada bus, terutama di bus-bus antar kota.

Selain membuat tampilan bus menjadi lebih ciamik dan meriah, penambahan aksesoris di setiap bus juga menjadi daya tarik tersendiri.

Tak jarang, dari masing-masing armada bus memiliki mania, sebutan penggemar, yang begitu fanatik.

Baca juga: Bicara Kasar ke Perempuan, Timer di Kebon Jeruk Ditusuk Kernet Bus

Saat ini, bus bisa dibilang sebagai transportasi umum yang paling memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat.

Namun di balik fenomena saat ini dimana bus dengan tampilan full variasi sangat digandrungi, ada jalan berliku yang dialami sang pelopor bus full aksesoris pada saat awal kemunculannya.

Di mata para pecinta bus atau busmania, orang yang pertamakali mempelopori penampilan bus full aksesoris ialah Galih Sukhali atau yang akrab disapa Om Khali.

Deretan bus full aksesoris parkir berderet. Keberadaan bus dengan tampilan penuh variasi kini tengah menjadi primadona.
Deretan bus full aksesoris parkir berderet. Keberadaan bus dengan tampilan penuh variasi kini tengah menjadi primadona. (Youtube AE TV Channel)

Om Khali saat ini merupakan salah seorang sopir senior di PO Haryanto.

Pria asal Pati, Jawa Tengah ini sudah puluhan tahun bergelut di dunia transportasi darat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved