Kini Bus Full Aksesoris Jadi Primadona, Cerita Sang Pelopor: Awalnya Dicibir, Dibilang Odong-odong
Kini, tak heran jika melihat bus yang tampilannya begitu mengundang perhatian ketika berada di jalanan.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Kebetulan, kata Om Khali, perusahaan PO Haryanto, tempat dia bekerja, membebaskannya untuk berkreasi terhadap bus yang dipegangnya.
Dia pun mengekspresikan gagasan itu.
Aksesoris pertama yang dikenal dari sosok Om Khali yakni pemasangan lampu kolong berwarna warni yang membuat tampilan bus menjadi begitu meriah.

Saat itu, dia mengakali agar lampu neon tak basah dengan menutupnya dengan botol minuman bekas.
Namun sayangnya saat itu terobosan Om Khali malah banyak dicibir.
Armada bus yang dibawanya disebut layaknya pasar malam berjalan lantaran warna kerlap kerlip yang dianggap norak.
"Dulu HR (PO Haryanto) dibilang mobil rombeng karena kita beli mobil bekas, pakai lampu kolong dibilang mobil odong-odong," ujar Om Ghali menceritakan pengalamannya masa lalu.
Bagi Om Khali, cibiran itu sama sekali tak mematahkannya.
Seiring berjalannya waktu, terobosan yang dibuat Om Khali kini pun menjadi primadona dan menjadi sebuah tren untuk para bus malam.

"Orang lain belum bisa bikin masalahnya, saya sudah bisa bikin," ujar Om Khali.
Om Khali pun kini mengaku senang dengan penampilan bus-bus saat ini yang mayoritas full aksesoris sehingga tampak ciamik.
"Saya senang karena bis ini dibikin bagus," ujar Om Khali.