Breaking News:

Pergerakan Penumpang Meningkat, Sub Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta Dibuka

Sub Terminal 2D sebelumnya sempat ditutup lantaran rendahnya pergerakan pesawat dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta pada masa PPKM Darurat diberlakukan

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos aka Abdul Qodir
Istimewa
Suasana aktivitas penumpang di Sub Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (21/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - PT Angkasa Pura II kembali kembali membuka Sub Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta untuk melayani penumpang pesawat bersamaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1.

Pengoperasian Sub Terminal 2D dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan penumpang.

Senior Manager Of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II, M Holik Muardi mengatakan hal tersebut karena adanya lonjakan penumpang.

"Maskapai yang beroperasi di Sub Terminal 2D diantaranya, AirAsia, Sriwijaya, Airfast dan Lion Air," ujarnya, Sabtu (20/11/2021).

Menurutnya, peningkatan penumpang di akhir pekan ini cukup signifikan.

Baca juga: Superbike di Mandalika Bikin Sibuk Penerbangan Bandara Soekarno-Hatta

Penumpang yang datang maupun berangkat diperkirakan mencapai 80 ribu penumpang.

"Sudah weekend dan beberapa event yang berlangsung, prediksi kami ada sedikit peningkatan dari 70 ribu mungkin agak meningkat menjadi 75 sampai 80 ribu pergerakan penumpang per harinya," jelas Holik.

Pasalnya Pariwisata di Bali dan perhelatan World Superbike (WSBK) 2021 di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat jadi alasannya.

Baca juga: Pakai Identitas Palsu di Bandara Soekarno-Hatta Bakal Mudah Teridentifikasi

Alasan pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta meningkat, di antaranya karena bandara ini merupakan salah satu bandar udara yang melayani penerbangan rute Internasional di masa pandemi Covid-19.

"Di Indonesia saat ini ada beberapa event yang berlangsung baik itu di Bali maupun di Mandalika yang aksesnya salah satunya melalui Bandara Soekarno-Hatta," ujar Holik.

Baca juga: Ogah Ditindak Satpol PP, Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Akan Dibongkar Mandiri Pemiliknya

"Sehingga menyebabkan ada sedikit peningkatan penumpang itu sendiri," sambungnya.

Sub Terminal 2D sebelumnya sempat ditutup lantaran rendahnya pergerakan pesawat dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta pada masa PPKM Darurat diberlakukan di Pulau Jawa-Bali.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved