Breaking News:

Geruduk Panti Pijat, Satpol PP Tangsel Dapati Terapis Tak Berbusana Lengkap Layani Pelanggan

Belasan terapis digelandang aparat Satpol PP Tangerang Selatan (Tangsel) lantaran masih kedapatan melayani pelanggan pada masa PPKM level 2.

Satpol PP Tangsel
Panti pijat di Serpong Utara Tangsel, digurudug Satpol PP, Ju,mat (19/11/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG UTARA - Belasan terapis digelandang aparat Satpol PP Tangerang Selatan (Tangsel) lantaran masih kedapatan melayani pelanggan pada masa PPKM level 2.

Para terapis diciduk dari panti pijat atau spa di kawasan Serpong Utara, pada, Jumat (19/11/2021).

Sekretaris Satpol PP Tangsel, Oki Rudianto, tegas mengatakan bahwa berdasarkan surat edaran Dinas Pariwisata Nomer 443/4071 panti pijat belum diperbolehkan beroperasi di masa pandemi.

"Berdasarkan laporan dari Dinas Pariwisata, kami beserta jajaran melakukan penindakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Alhasil sebanyak belasan terapis berhasil kita bawa ke markas komando untuk kita lakukan pemeriksaan dan pendataan, " Ujar Oki dalam keterangan resminya yahng diterima TribunJakarta.com pada Senin (22/11/2021).

Oki menambahkan, berdasarkan awal dari tindak lanjutan tersebut, pihaknya menemukan beberapa pelanggaran peraturan daerah yang ada ditempat tersebut.

"Kita telah lakukan pemeriksaan dan pendataan dan telah melimpahkan ke dinsos, selanjutnya satpol PP akan memanggil pihak terkait untuk langkah lebih lanjut dan koordinasi dengan Dinas Sosial dan dinas pariwisata, " Tambahnya.

Oki juga memaparkan, pelanggaran jelas terlihat di panti pijat tersebut. Petugas mendapati tiga terapis tengah memijat pelanggan tanpa menggunakan busana lengkap.

"Saat dilakukan pengecekan oleh petugas didapati ada tiga terapis yang melayani pelanggan tidak berbusana lengkap," kata Oki.

Baca juga: Menginap di Hotel, Mahasiswi Rugi Sepeda Motor dan Ditinggal Kabur Teman Kencan

Lanjut oki, para terapis yang diamankan sudah diserahkan ke Dinsos Tangsel dan dibawa ke rumah antara di kabupaten serang.

"Sebanyak 16 orang pada hari Minggu (22) , telah diserahkan ke pihak Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan sesuai peraturan yang berlaku, " Pungkas Oki.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved