Breaking News:

Cerita Kriminal

Polisi Tangkap 19 Pemuda yang Tawuran di 3 Lokasi di Jaksel, 16 Senjata Tajam Diamankan

Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Selatan menangkap 19 pemuda pelaku tawuran di 3 lokasi berbeda.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Polisi menunjukkan barang bukti kasus tawuran saat jumpa pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (23/11/2021) - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Selatan menangkap 19 pemuda pelaku tawuran di 3 lokasi berbeda. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Selatan menangkap 19 pemuda pelaku tawuran.

19 pelaku itu berasal dari 3 kelompok berbeda dan melakukan aksi tawuran di 3 lokasi, yaitu Tebet, Jagakarsa, dan Mampang Prapatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan, kasus tawuran dan perkelahian antarkelompok mengalami peningkatan dalam 2 pekan terakhir.

"Tentu kami aparat penegak hukum di Jakarta Selatan tak diam. Untuk memberikan rasa aman dan nyaman di Jakarta Selatan, maka kami menggelar operasi senjata tajam," kata Azis di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (23/11/2021).

Dari kasus tawuran di kawasan Tebet, polisi menangkap 10 pelaku. Seorang pemuda berusia 22 tahun meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Baca juga: Tawuran Antar Pelajar Pecah di Depok, Pelaku Tak Berkutik saat Ditangkap Warga Sambil Bawa Sajam

"Menangkap sebanyak 10 orang rata-rata usia 18-21 tahun dan orang ini mengaku sebagai kelompok Raya Bogor, semacam geng dan juga membawa senjata tajam," ujar Azis.

Di Jagakarsa, polisi meringkus 7 pelaku yang mengakibatkan korban mengalami luka-luka.

Sementara itu, dua pemuda yang membawa senjata tajam dan diduga hendak tawuran ditangkap di Mampang Prapatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah saat diwawancarai terkait aksi berbikini selebriti Dinar Candy pada Kamis (5/8/2021) malam.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah saat diwawancarai (TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim)

"Kita amankan 16 senjata tajam, sebenarnya 20. Tapi yang empat tidak digunakan saat kejadian," tutur Azis.

Para pelaku dijerat Pasal 2 ayat 1 UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved