Akui Istrinya Cekcok dengan Arteria Dahlan, Ini Percakapan Brigjen Zamroni dengan Prasetyo Edy

Pasalnya, Ketua DPRD DKI Jakarta itu dihubungi langsung oleh sosok Jenderal yang disebut-sebut pada pada pertikaian viral itu.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi saat diwawancarai oleh awak media di Gedung DPRD DKI, Selasa (2/11/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Terungkap, sosok wanita mengaku anak jenderal bintang tiga yang cekcok dengan ibunda anggota DPR RI Fraksi PDIP Arteria Dahlan.

Dialah Anggiat Pasaribu, istri mantan Dandim Jakarta Pusat, Brigjen TNI Moch Zamroni yang kini bertugas di Badan Intelijen Negara atau BIN.

Cekcok istri Brigjen TNI Moch Zamroni belakangan menyeret nama Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi marsudi.

Pasalnya, Prasetyo dihubungi langsung Brigjen TNI Moch Zamroni yang meminta tolong untuk dimediasi dengan Arteria Dahlan.

Kasus ini viral di media sosial karena videonya menyebar dan menjadi perhatian Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Baca juga: Identitas Wanita yang Maki Ibunda Arteria Dahlan Terungkap, Ternyata Istri Mantan Dandim Jakpus

Pras, sapaan karibnya, mengungkapkan kronologi cekcok tersebut berdasarkan informasi yang ia ketahui.

Percakapan Brigjen TNI Moch Zamroni dengan Prasetyo

Sebuah unggahan video seorang wanita memaki-maki ibu dari anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Arteria Dahlan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (21/11/2021).
Sebuah unggahan video seorang wanita memaki-maki ibu dari anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Arteria Dahlan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (21/11/2021). (Istimewa)

Prasetyo pun kemudian menceritakan percakapan lengkapnya dengan Brigjen TNI Moch Zamroni.

Kala kumpul bersama keluarganya, pria yang akrab disapa Pras itu menerima telepon seseorang dengan nomor yang tak dikenal.

"Begini saya ceritanya. Waktu hari Minggu, kira-kira jam 7, setengah 7-an, saya enggak tahu nomor telepon siapa, tiba-tiba menelpon saya. Saya angkat telepon ini," kata Prasetyo, Selasa (23/11/2021).

"Mas, saya Jamuron apa Jamron gitu, mantan Dandim Jakarta Pusat," ucap suara dari seberang telepon ditirukan Pras.

"Eh apa kabar mas? Sekarang di mana?" Prasetyo balik bertanya.

Baca juga: Kasus Keributan Ibu Arteria Dahlan Vs Wanita Diduga Anak Jenderal Tetap Berjalan Secara Hukum

"Saya di BIN," balas suara pria di seberang telepon.

"Ada apa? Kok tumben lu telepon gua?" tanya Pras kembali.

"Mas tolong dong diinisiasi saya dengan Arteria Dahlan," jawab Brigjen TNI Moch Zamroni.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi saat diwawancarai oleh awak media di Gedung DPRD DKI, Selasa (2/11/2021)
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi saat diwawancarai oleh awak media di Gedung DPRD DKI, Selasa (2/11/2021) (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH)

"Masalah apa?," Prasetyo bertanya penasaran.

"Yah mungkin ada senggolan di atas pesawat dengan istri saya," beber Brigjen TNI Moch Zamroni.

"Terus apa maunya?" tanya Pras kembali.

"Mau minta maaf kita, saya mau permintaan minta maaf," jawabnya.

Sesaat setelah telepon berakhir, Prasetyo mengaku langsung menghubungi Arteria.

Ia pun mengaku sempat menyampaikan bahwa dirinya tidak memihak salah satu pihak.

Justru Prasetyo berharap, kedua pihak bisa menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

Baca juga: Arteria Dahlan VS Wanita Diduga Anak Jenderal, Saling Lapor ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta

Prasetyo Dianggap Bekingi Sang Jenderal

Namun rupanya usaha Prasetyo justru menimbulkan tafsir lain dari pihak Arteria.

Prasetyo memastikan sudah menganggap Arteria Dahlan sebagai adiknya.

Hubungan keduanya sudah bertahun-tahun, apalagi satu partai di PDIP.

"Arteria ini seperti adik. Saya kenal dia bukan setahun dua tahun. Sama-sama PDI Perjuangan."

"Tujuan saya cuma 'yuk damai sajalah'. Pikiran saya sebelum telepon Arteria. Setelah saya telepon Arteria, Arteria beranggapan kayaknya saya bekingin," curhat Prasetyo.

Ia malah menyayangkan dirinya malah diseret-seret dalam cekcok ini dan disebut membekingi Brigjen TNI Moch Zamroni.

"Saya enggak membekingi siapa-siapa. Orang meminta tolong kepada saya, sebagai orang Timur, ya harus saya tanyakan. Kalau memang tidak mau ya sudah."

"Kalau kata Pak Gus Dur 'gitu aja kok repot'. Ya sudah saya tinggal."

"Ternyata berkembang lain-lain saya disebutkan namanya, saya bingung sendiri."

"Saya gak pernah punya beking, saya menolong orang," lanjutnya.

Pras memastikan bila yang berbicara dengannya di telepon bukanlah wanita yang mengaku anak jenderal TNI.

Baca juga: Ibu Arteria Dahlan Dimaki Wanita Mengaku Istri Jenderal TNI Bintang 3 di Bandara Soekarno-Hatta

Ia tak memahami lebih lanjut masalah ini, lantaran kala di telepon sedang bersama keluarganya.

"Saya enggak ngerti (soal status wanita yang mengaku anak Jendral TNI). Saya nggak berkomunikasi dengan si perempuan itu, yang berkomunikasi dengan saya adalah laki-laki itu, jenderal itu."

"Yang nemenin dia itu Brigjen Zamroni apa Zamuron gitu, dan nomor HP dia juga masih ada gitulah," tandasnya.

Sebuah unggahan video seorang wanita memaki-maki ibu dari anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Arteria Dahlan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (21/11/2021).
Sebuah unggahan video seorang wanita memaki-maki ibu dari anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Arteria Dahlan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (21/11/2021). (Istimewa)

Respons Panglima Jenderal Andika

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa buka suara soal cekcok Arteria Dahlan dengan istri Brigjen TNI Moch Zamroni.

Mantan KSAD ini telah meminta Komandan Pusat Polisi Militer berkoordinasi dengan Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk menelusuri kasus tersebut.

Alasannya, kedua belah pihak saling melapor ke pihak kepolisian atas kasus tersebut.

"Komandan Pusat Polisi Militer sudah langsung mulai tadi malam melakukan penelusuran dan tadi pagi sudah langsung koordinasi dengan Polres Bandara," kata Andika di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (23/11/2021).

Andika memastikan pihaknya akan menerima laporan dari kedua pelapor tersebut.

Selain itu, TNI juga terbuka mendengarkan cerita peristiwa itu dari kedua belah pihak.

Baca juga: Andika Perkasa dan Listyo Sigit, 2 Jenderal Berkarir Moncer di Era Jokowi, Kini Pimpin TNI - Polri

"Seandainya apakah ada tekanan atau apapun juga yang dikeluhkan dan ingin dilaporkan, kami akan proses hukum."

"Tapi ya memang kewenangan kami kan proses hukum terhadap anggota militer. Kalau yang bukan anggota militer biar masuk proses peradilan umum," ujar Andika Perkasa.

Pihaknya masih menunggu proses pemeriksaan kedua pelapor yang dijadwalkan pada Rabu (24/11/2021) besok untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Bukan karena Polresnya, tetapi karena ketersediaan waktu dari pelapor masing-masing."

"Intinya kami akan menindaklanjuti harus sesuai dengan seberapa jauh tindakan yang dilakukan oleh anggota," tukasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved