Istri Brigjen Zamroni Ingin Ajak Damai dan Minta Maaf ke Arteria Dahlan, Kata Ketua DPRD DKI
Di telepon itu, Brigjen TNI Moch Zamroni menyampaikan ia dan istri ingin meminta maaf ke Arteria Dahlan atas keributan di bandara yang berujung pada
Penulis: Abdul Qodir | Editor: Acos Abdul Qodir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi dihubungi Brigjen TNI Moch Zamroni, suami wanita mengaku anak jenderal yang berseteru dengan anggota DPR RI Arteria Dahlan.
Istri Brigjen TNI Moch Zamroni, Anggiat Pasaribu cekcok dengan Arteria Dahlan dan ibunya di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, dan videonya viral.
Diketahui, video unggahan Ahmad Sahroni (@ahmadsahroni88) geger lantaran menampilkan wanita mengaku anak jenderal bintang 3 cekcok dengan Arteria Dahlan, hingga memaki ibunda Arteria yang sudah lansia.
Akibat cekcok tersebut, Arteria Dahlan dan wanita tersebut saling lapor ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta.
Prasetyo mengatakan, dalam percakapan itu Brigjen TNI Moch Zamroni mengaku mantan Dandim 0501/BS Jakarta Pusat.
Baca juga: Identitas Wanita yang Maki Ibunda Arteria Dahlan Terungkap, Ternyata Istri Mantan Dandim Jakpus
"Saya nggak berkomunikasi dengan si perempuan itu, yang berkomunikasi dengan saya adalah laki-laki itu, jenderal itu. Yang nemenin dia itu brigjen Jamroni apa Jamuron gitu (Brigjen Zamroni), dan nomor HP dia juga masih ada gitulah," katanya, Selasa (23/11/2021).
Sesaat setelah telepon berakhir, Pras mengaku langsung menghubungi Arteria yang notabene koleganya di PDIP.

"Arteria ini seperti adik saya kenal dia bukan setahun dua tahun. Sama-sama PDI Perjuangan tujuan saya cuma 'yuk damai sajalah'. Pikiran saya sebelum telepon Arteria," ungkapnya.
Ia pun mengaku sempat menyampaikan bahwa dirinya tidak memihak salah satu pihak.
Sayangnya, maksud dan tujuannya justru ditanggapi berbeda oleh Arteria.
Prasetyo menyebut Arteria mengira ia membekingi wanita yang memaki ibunya.
Justru Prasetyo berharap, kedua pihak bisa menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.
Baca juga: Kasus Keributan Ibu Arteria Dahlan Vs Wanita Diduga Anak Jenderal Tetap Berjalan Secara Hukum
"Setelah saya telepon Arteria, Arteria beranggapan kayaknya saya bekingin. Nah ini salah lagi ini. Saya nggak membekingi siapa-siapa. Orang meminta tolong kepada saya sebagai orang timur, ya harus saya tanyakan. Kalau memang tidak mau ya sudah. Kalau kata Pak Gus Dur 'gitu aja kok repot'," paparnya.
Ia pun memastikan maksudnya menelpon Arteria saat itu hanyalah untuk sekedar menolong Brigjen Zamroni saja.